The Salahuddin Generation (Ep. 4): Nur ad-Din Menyatukan Syam—Dari “Dawla” ke “Din”

Gambar
  Setiap kali ada sosok baik yang mulai mengangkat panji perbaikan, ia dibunuh—sering di hari Jumat, di ruang publik, agar ketakutan menyebar cepat. Umat pun seperti kembali ke “titik nol”. Episode 4 ini menunjukkan titik balik: harapan yang sempat runtuh, lalu bangkit lagi —melalui Imad ad-Din Zengi, dan lebih besar lagi melalui putranya: Nur ad-Din Mahmud Zengi , penguasa yang dibesarkan oleh ulama. 1) Pola Teror: Pembunuhan Jumat untuk Menguasai Psikologi Umat Episode dibuka dengan pengingat pola para pembunuh (assassins): mereka memilih masjid dan Jumat karena itu “panggung” paling efektif di era tanpa media massa. Tujuannya bukan hanya menghilangkan tokoh, tetapi membunuh harapan . Namun sejarah mengajarkan: harapan yang ditanam dalam iman dan kerja sistematis tidak mudah dipadamkan. 2) Imad ad-Din Zengi: Dua Kunci—Persatuan dan Keadilan Ketika Zengi naik, ia membawa dua misi utama: Persatuan : musuh yang solid tidak bisa dilawan oleh umat yang tercerai-berai. Keadi...

Pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Lokasi Fokus (Lokus) Stunting

 

Pada hari Rabu, 6 September 2023 bertempat di Aula Hotel Pemuda, Jl. Pemuda, Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Lokasi Fokus (Lokus) Stunting dalam rangka Percepatan Penurunan Angka Stunting dii Kabupaten Kapuas Tahun 2023.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kapuas dan dihadiri oleh Kader Pembangunan Manusia yang berada di lokasi fokus stunting. 

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I, Bapak H. Ilham Anwar M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa target stunting Kapuas tahun 2023 adalah 5%, jauh dibawah angka nasional. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas