Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Membumikan SDGs di Kapuas: Pelajaran dari Workshop Internasional 2023 Alumni Gathering

 

Courtesy of Maya Tamayo

Selamat datang di blog Informasi Kapuas! Pada tanggal 18-20 Oktober 2023, saya berkesempatan menghadiri sebuah workshop internasional yang diselenggarakan oleh UNITAR CIFAL Jeju. Workshop ini mengangkat tema "Localizing The SDGs - Sharing Progress, Challenges and Opportunities" dan dihadiri oleh peserta dari 11 negara.

Mengapa SDGs Penting?

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah sebuah agenda global yang ditetapkan oleh PBB untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Namun, mencapai tujuan ini bukan hanya tugas pemerintah pusat. Pemerintah daerah dan masyarakat juga memegang peranan penting.

Kerjasama yang Erat

Salah satu poin yang dibahas dalam workshop adalah pentingnya kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta. Tanpa sinergi ini, akan sulit untuk mencapai SDGs. Di Kabupaten Kapuas, misalnya, kerjasama ini bisa berupa program-program yang melibatkan perusahaan-perusahaan lokal untuk membantu dalam pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

Tantangan di Masa Krisis

Krisis seperti pandemi COVID-19, perubahan iklim, dan ketidaksetaraan sosial menjadi penghambat dalam pencapaian SDGs. Oleh karena itu, solusi yang komprehensif dan inklusif sangat dibutuhkan. 

Lokalisasi SDGs

Mengimplementasikan SDGs di tingkat lokal memerlukan data yang andal dan kapasitas pemerintah daerah. "Voluntary Local Reviews" bisa menjadi alat yang efektif untuk memantau kemajuan dan tantangan di tingkat lokal. Ini adalah sesuatu yang bisa diadopsi oleh pemerintah Kabupaten Kapuas untuk memastikan bahwa kita berada di jalur yang benar.

Kesimpulan

Workshop ini memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana kita bisa membumikan SDGs di tingkat lokal. Dengan kerjasama yang erat antara semua pihak, kita bisa menciptakan sebuah masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Demikian artikel ini saya buat sebagai refleksi dan pembelajaran dari workshop tersebut. Mari kita bersama-sama berkontribusi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Kapuas.

Terima kasih sudah membaca. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!


Artikel ini dibuat dengan bantuan ChatGPT. Saya menyediakan konteksnya, ChatGPT membantu merangkum notulen workshop tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas