DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Membumikan SDGs di Kapuas: Pelajaran dari Workshop Internasional 2023 Alumni Gathering

 

Courtesy of Maya Tamayo

Selamat datang di blog Informasi Kapuas! Pada tanggal 18-20 Oktober 2023, saya berkesempatan menghadiri sebuah workshop internasional yang diselenggarakan oleh UNITAR CIFAL Jeju. Workshop ini mengangkat tema "Localizing The SDGs - Sharing Progress, Challenges and Opportunities" dan dihadiri oleh peserta dari 11 negara.

Mengapa SDGs Penting?

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah sebuah agenda global yang ditetapkan oleh PBB untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Namun, mencapai tujuan ini bukan hanya tugas pemerintah pusat. Pemerintah daerah dan masyarakat juga memegang peranan penting.

Kerjasama yang Erat

Salah satu poin yang dibahas dalam workshop adalah pentingnya kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta. Tanpa sinergi ini, akan sulit untuk mencapai SDGs. Di Kabupaten Kapuas, misalnya, kerjasama ini bisa berupa program-program yang melibatkan perusahaan-perusahaan lokal untuk membantu dalam pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

Tantangan di Masa Krisis

Krisis seperti pandemi COVID-19, perubahan iklim, dan ketidaksetaraan sosial menjadi penghambat dalam pencapaian SDGs. Oleh karena itu, solusi yang komprehensif dan inklusif sangat dibutuhkan. 

Lokalisasi SDGs

Mengimplementasikan SDGs di tingkat lokal memerlukan data yang andal dan kapasitas pemerintah daerah. "Voluntary Local Reviews" bisa menjadi alat yang efektif untuk memantau kemajuan dan tantangan di tingkat lokal. Ini adalah sesuatu yang bisa diadopsi oleh pemerintah Kabupaten Kapuas untuk memastikan bahwa kita berada di jalur yang benar.

Kesimpulan

Workshop ini memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana kita bisa membumikan SDGs di tingkat lokal. Dengan kerjasama yang erat antara semua pihak, kita bisa menciptakan sebuah masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Demikian artikel ini saya buat sebagai refleksi dan pembelajaran dari workshop tersebut. Mari kita bersama-sama berkontribusi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Kapuas.

Terima kasih sudah membaca. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!


Artikel ini dibuat dengan bantuan ChatGPT. Saya menyediakan konteksnya, ChatGPT membantu merangkum notulen workshop tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"