Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Berdiri Untuk Kebenaran: Pelajaran dari Ayat Al-Quran dalam Protes Pejabat AS terhadap Kebijakan Israel Biden

Foto ini dibuat oleh ChatGPT

Saat membicarakan perbandingan antara ayat-ayat dalam Surat Ghafir (surat ke-40) dengan kondisi Perang Gaza - Israel, Nouman Ali Khan membandingkan antara orang yang beriman dari kalangan Fir'aun yang ada dalam ayat berikut:

وَقَالَ رَجُلٌ مُّؤْمِنٌ مِّنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَانَهُ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَن يَقُولَ رَبِّيَ اللَّهُ وَقَدْ جَاءَكُم بِالْبَيِّنَاتِ مِن رَّبِّكُمْ ۖ وَإِن يَكُ كَاذِبًا فَعَلَيْهِ كَذِبُهُ ۖ وَإِن يَكُ صَادِقًا يُصِبْكُم بَعْضُ الَّذِي يَعِدُكُمْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ 
Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu". Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta. (Q.S. Ghafir, 40: 28)

dengan artikel yang dimuat di The New York Times:

More Than 500 U.S. Officials Sign Letter Protesting Biden’s Israel Policy - The New York Times (nytimes.com)

Saya meminta ChatGPT untuk mencari persamaan antara ayat tersebut dengan artikel di atas:

  1. Kebenaran dan Keadilan: Ayat Al-Quran menyoroti pentingnya berdiri untuk kebenaran dan menentang ketidakadilan. Dalam konteks artikel, para pejabat AS yang menandatangani surat protes melakukannya karena mereka percaya bahwa dukungan administrasi AS terhadap Israel dalam konflik Gaza tidak mencerminkan keadilan dan kebenaran, terutama dalam hal dampaknya terhadap warga sipil.
  2. Menghadapi Penganiayaan dengan Keberanian: Ayat tersebut bercerita tentang seorang pria beriman dari keluarga Firaun yang berani berbicara melawan ketidakadilan meskipun harus menyembunyikan imannya. Dalam artikel, para pejabat AS, meskipun berisiko kehilangan pekerjaan atau menghadapi konsekuensi lain, memilih untuk menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kebijakan pemerintah mereka yang mereka anggap tidak adil.
  3. Pentingnya Dialog dan Resolusi Damai: Ayat tersebut menunjukkan pentingnya dialog dan menghindari kekerasan yang tidak perlu. Dalam artikel, para pejabat meminta gencatan senjata dan solusi damai untuk konflik, yang mencerminkan keinginan untuk mengatasi masalah melalui dialog dan bukan melalui kekerasan.
  4. Keprihatinan terhadap Dampak pada Warga Sipil: Dalam ayat, ada kepedulian terhadap perlakuan yang adil dan menghindari ketidakadilan. Artikel tersebut menyoroti keprihatinan serupa terhadap korban sipil dalam konflik, menekankan perlunya tindakan kemanusiaan dan penilaian moral dalam kebijakan luar negeri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)