Navigating Integrity Zone Development: A Hospital's Journey

Gambar
 This storyboard chronicles the efforts of a medical services head tasked with understanding and implementing an integrity zone at RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Hospital. Over one evening, they delve into the self-assessment form required for the integrity zone's development, consulting ChatGPT for clarification on complex issues and drafting essential documents. By morning, they are ready to lead a staff assembly, outlining the steps necessary to foster a culture of integrity within the hospital. On April 17, 2024, the director of RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo assigned the head of medical services to attend a socialization meeting for the integrity zone development. Searching for foundational documents for the integrity zone at night, finding the self-assessment form. Exploring the self-assessment questions, using ChatGPT to understand the complicated parts. Asking ChatGPT for advice on: Team Decree (SK Tim Kerja), Work Plan (Rencana Kerja), Change Agents (Agen Perubahan),

Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

 

Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata.

Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa.

Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular.

Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan.

Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification atau operasi ekstrakapsular. Setelah lensa keruh Anda diangkat, lensa buatan jernih yang disebut lensa intraokular (IOL) akan ditanamkan. Dokter mata Anda akan memilih lensa dengan daya fokus yang sesuai berdasarkan pengukuran mata yang dilakukan sebelum operasi, serta diskusi tentang kebutuhan gaya hidup Anda.

Hari Operasi Katarak

Operasi katarak biasanya dilakukan sebagai prosedur rawat jalan. Anda kemungkinan besar akan menghabiskan dua hingga tiga jam di fasilitas bedah. Prosedur itu sendiri biasanya berlangsung kurang dari setengah jam.

Anda akan tetap terjaga, tetapi Anda mungkin menerima sedatif melalui intravena untuk membuat Anda rileks. Anda akan mendapatkan anestesi lokal untuk mencegah rasa sakit. Staf ruang operasi akan mengaplikasikan berbagai tetes ke mata sebelum dan setelah operasi, sesuai dengan perintah dokter.

Setelah itu, dokter bedah mungkin menutupi mata dengan perban atau pelindung, yang dapat Anda lepas nanti hari itu atau keesokan harinya. Anda akan beristirahat di area pemulihan selama sekitar 30 menit, dan kemudian akan menerima instruksi tentang cara merawat mata Anda. Setelah Anda siap untuk pulang, seseorang perlu mengantarkan Anda.

Pemulihan di Rumah Setelah Operasi Katarak

Anda akan menemui dokter spesialis mata Anda untuk beberapa kunjungan pasca operasi—biasanya satu hari, satu minggu, satu bulan, dua bulan, dan enam bulan setelah operasi. Pada setiap janji, dokter akan memeriksa mata Anda, menguji ketajaman visual Anda, dan mengukur tekanan mata Anda.

Setelah operasi, Anda akan mengaplikasikan tetes mata antibiotik dan resep anti-peradangan beberapa kali sehari untuk mencegah infeksi dan mengurangi peradangan. Selama sekitar seminggu setelah operasi, Anda akan memakai pelindung mata untuk melindungi mata Anda saat tidur. Pakailah kacamata hitam di luar rumah sesuai rekomendasi dokter Anda.

Artikel ini diharapkan memberikan pandangan yang lebih jelas mengenai apa yang dapat diharapkan sebelum, selama, dan setelah operasi katarak, serta memperjelas beberapa kebingungan dan informasi yang salah mengenai kondisi ini.

Sumber: HEALTHbeat 22 Februari 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan