Navigating Integrity Zone Development: A Hospital's Journey

Gambar
 This storyboard chronicles the efforts of a medical services head tasked with understanding and implementing an integrity zone at RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Hospital. Over one evening, they delve into the self-assessment form required for the integrity zone's development, consulting ChatGPT for clarification on complex issues and drafting essential documents. By morning, they are ready to lead a staff assembly, outlining the steps necessary to foster a culture of integrity within the hospital. On April 17, 2024, the director of RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo assigned the head of medical services to attend a socialization meeting for the integrity zone development. Searching for foundational documents for the integrity zone at night, finding the self-assessment form. Exploring the self-assessment questions, using ChatGPT to understand the complicated parts. Asking ChatGPT for advice on: Team Decree (SK Tim Kerja), Work Plan (Rencana Kerja), Change Agents (Agen Perubahan),

Satu dari Delapan Orang Kini Hidup dengan Obesitas

 

Lebih dari 1 miliar orang di dunia kini hidup dengan obesitas. Di seluruh dunia, prevalensi obesitas pada orang dewasa telah lebih dari dua kali lipat sejak tahun 1990, dan telah empat kali lipat di antara anak-anak dan remaja (usia 5 hingga 19 tahun).

Negara-negara dengan tingkat gabungan terberat antara kekurangan berat badan dan obesitas pada tahun 2022 adalah negara-negara kepulauan di Pasifik dan Karibia, serta negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Namun, mengonsumsi makanan sehat dan tetap aktif untuk mencegah obesitas tidak mudah bagi semua orang. Di beberapa tempat, akses ke makanan bergizi dan ruang aman untuk aktivitas fisik terbatas. Lantas, apa solusinya?

  • Tindakan untuk mendukung praktik sehat sejak hari pertama, termasuk promosi, perlindungan, dan dukungan pemberian ASI;
  • Regulasi terhadap pemasaran makanan dan minuman yang merugikan kepada anak-anak;
  • Kebijakan makanan dan nutrisi sekolah, termasuk inisiatif untuk mengatur penjualan produk tinggi lemak, gula, dan garam di sekitar sekolah;
  • Kebijakan fiskal dan penetapan harga untuk mendorong diet sehat;
  • Kebijakan pelabelan nutrisi;
  • Kampanye edukasi dan kesadaran publik untuk diet sehat dan olahraga;
  • Standar aktivitas fisik di sekolah; dan
  • Integrasi pencegahan dan pengelolaan obesitas ke dalam layanan kesehatan primer.

Perjuangan melawan obesitas bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga membutuhkan kerjasama lintas sektor dan dukungan kebijakan dari pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung praktik sehat. Dengan pendekatan yang komprehensif dan inklusif, kita dapat berharap untuk melihat penurunan dalam prevalensi obesitas dan peningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Sumber: Health For All Newsletter - 4 Maret 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan