Ketika Membaca Al-Qur’an, Pertanyaan Terpenting Adalah: Apakah Saya Juga Melakukannya?

Gambar
  Ada ayat-ayat Al-Qur’an yang kita baca sebagai kisah masa lalu. Kita merasa sedang membaca sejarah tentang orang-orang terdahulu: Fir‘aun, Qarun, kaum ‘Ad, kaum Tsamud, atau Bani Israil. Tetapi semakin kita merenung, semakin terasa bahwa Al-Qur’an tidak hanya sedang mengajak kita menengok masa lalu. Al-Qur’an sedang menghadapkan cermin ke wajah kita sendiri. Salah satu ayat yang sangat kuat untuk direnungkan adalah firman Allah dalam Surah Al-Qashash ayat 4: “Sungguh, Fir‘aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Ia menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sungguh, ia termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” Ayat ini menceritakan kekejaman Fir‘aun terhadap Bani Israil. Tetapi bila kita berhenti hanya pada sejarahnya, kita mungkin kehilangan pesan terdalamnya. Sebab Al-Qur’an tidak hanya memperkenalkan nama Fir‘aun sebagai tokoh masa lalu, tetapi juga me...

Pengobatan Alami untuk Pembesaran Prostat

 


Jika Anda seorang pria yang berusia di atas 50 tahun, mungkin Anda mengenal seseorang yang mengalami pembesaran kelenjar prostat. Atau mungkin, orang tersebut adalah Anda sendiri. Untuk alasan yang belum jelas, kelenjar berbentuk kenari yang berada di bawah kandung kemih ini terus bertambah besar seiring bertambahnya usia pada kebanyakan pria dewasa. Sepanjang hidup, pertumbuhan ini bisa cukup signifikan. Jika kelenjar membesar sampai menghalangi kandung kemih, itu bisa menyebabkan gejala yang mengganggu seperti aliran urine yang lemah, kesulitan mengosongkan kandung kemih sepenuhnya, dan sering pergi ke kamar mandi.

Di usia 50-an, setengah dari pria mengalami beberapa derajat pembesaran prostat yang jinak atau BPH. Dan di usia 80-an, diperkirakan 90% pria mengidap BPH. Pembesaran prostat yang lebih besar, dengan sendirinya, sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan — kecuali jika pembesaran tersebut mengganggu fungsi normal sistem urin.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, bicarakan dengan dokter Anda. Pemeriksaan fisik dan beberapa tes darah dapat membantu mengidentifikasi jalur untuk mendapatkan keringanan.

Beberapa perubahan perilaku sederhana dapat membantu meredakan gejala urin, baik Anda memilih untuk melakukan pengobatan atau tidak. Misalnya, hindari minum cairan satu hingga dua jam sebelum tidur, batasi asupan cairan sebelum keluar rumah atau memulai perjalanan, buang air kecil saat Anda pertama kali merasakan dorongan, dan pergi ke kamar mandi menurut jadwal yang ditentukan, bahkan jika Anda tidak merasa perlu untuk pergi. Saat Anda ke kamar mandi, luangkan waktu untuk mengosongkan kandung kemih Anda sepenuhnya. Ini akan mengurangi kebutuhan untuk pergi ke toilet berikutnya. Obat-obatan umum yang dijual bebas, seperti antihistamin dan dekongestan, dapat memperlambat aliran Anda bahkan lebih dan berpotensi menghalangi kemampuan Anda untuk mengosongkan kandung kemih.

Sumber: HEALTHbeat 17 April 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)