Usaha Mencari Peta Virtual Background: Saat GIS Kalteng “Diuji” dengan Google Maps

Gambar
Perbandingan tampilan Sei Pinang di dua platform: citra satelit pada Google Maps (kiri) dan Peta GIS Kalteng (kanan) relatif sama-sama belum detail. Perbedaannya, Google Maps menampilkan lebih banyak titik lokasi/nama tempat (POI) yang ditambahkan komunitas seperti Local Guides, sehingga orientasi lokasi terasa lebih mudah. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 , saya mencoba mencari peta Kalimantan Tengah yang menarik untuk dijadikan virtual background saat rapat daring menggunakan Jitsi Meet . Saya lalu meminta bantuan Copilot (AI milik Microsoft). Copilot kemudian merekomendasikan sebuah situs pemetaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: Peta GIS Kalteng ( https://peta.simtaru.kalteng.go.id/ ). Awalnya saya cukup terkesan. Ketika saya mengarahkan peta ke wilayah Kuala Kapuas , tampilannya terlihat rapi dan informatif. Dari situ muncul rasa penasaran: kalau di ibu kota kabupaten terlihat lumayan detail, apakah wilayah yang lebih jauh seperti Sei Pinang (ibu kota Kecamatan Se...

Pertemuan Perdana Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah: Menyusuri Langkah Awal Mendukung Ibu Menyusui

Pada hari Jumat, 24 Mei 2024, Komunitas Keluarga Pejuang Air Susu Ibu (ASI) Kalimantan Tengah mengadakan pertemuan tatap muka pertama mereka di Bebek Goreng Yanto, Jalan Karet No. 2, Palangka Raya. Pertemuan ini menjadi momen bersejarah dengan hadirnya 11 anggota, yang terdiri dari 2 orang dari Kabupaten Kapuas dan 9 orang dari Kota Palangka Raya.

Kegiatan dimulai dengan makan siang bersama, di mana setiap peserta telah memesan makanan sebelumnya sehingga hidangan siap saat mereka tiba. Suasana hangat dan akrab terasa saat para anggota menikmati makan siang mereka. Setelah itu, sesi perkenalan singkat dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi antara anggota komunitas.

Pertemuan berlanjut dengan pembahasan struktur kepengurusan Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah. Dalam suasana penuh semangat, Ibu Nidiya Silmi terpilih secara aklamasi sebagai ketua komunitas. Beliau adalah pendiri dari komunitas ini dan memiliki dedikasi yang tinggi dalam mendukung para ibu menyusui. Disepakati juga bahwa sekretariat komunitas akan berlokasi di Klinik Bidan Yullies Eka, Jalan Ramin, Palangka Raya. Logo komunitas tetap menggunakan logo yang telah ada sebelumnya.

Agenda selanjutnya adalah merancang berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam tiga bulan ke depan. Berbagai rencana disusun, termasuk konseling menyusui melalui Instagram, kerja sama dengan Poltekkes Palangka Raya, serta penyuluhan tentang ASI untuk staf rumah sakit. Rencana kegiatan untuk menyambut Hari ASI Sedunia pada 1 Agustus akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan berikutnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang mengabadikan momen kebersamaan dan semangat para anggota. Pertemuan perdana ini menjadi langkah awal yang positif bagi Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah dalam mendukung dan mempromosikan pentingnya menyusui.

Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, komunitas ini siap menginspirasi dan memberikan dukungan bagi para ibu di Kalimantan Tengah untuk memberikan ASI eksklusif kepada buah hati mereka. Mari kita nantikan berbagai kegiatan positif dari Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah dalam waktu dekat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas