Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Pertemuan Perdana Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah: Menyusuri Langkah Awal Mendukung Ibu Menyusui

Pada hari Jumat, 24 Mei 2024, Komunitas Keluarga Pejuang Air Susu Ibu (ASI) Kalimantan Tengah mengadakan pertemuan tatap muka pertama mereka di Bebek Goreng Yanto, Jalan Karet No. 2, Palangka Raya. Pertemuan ini menjadi momen bersejarah dengan hadirnya 11 anggota, yang terdiri dari 2 orang dari Kabupaten Kapuas dan 9 orang dari Kota Palangka Raya.

Kegiatan dimulai dengan makan siang bersama, di mana setiap peserta telah memesan makanan sebelumnya sehingga hidangan siap saat mereka tiba. Suasana hangat dan akrab terasa saat para anggota menikmati makan siang mereka. Setelah itu, sesi perkenalan singkat dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi antara anggota komunitas.

Pertemuan berlanjut dengan pembahasan struktur kepengurusan Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah. Dalam suasana penuh semangat, Ibu Nidiya Silmi terpilih secara aklamasi sebagai ketua komunitas. Beliau adalah pendiri dari komunitas ini dan memiliki dedikasi yang tinggi dalam mendukung para ibu menyusui. Disepakati juga bahwa sekretariat komunitas akan berlokasi di Klinik Bidan Yullies Eka, Jalan Ramin, Palangka Raya. Logo komunitas tetap menggunakan logo yang telah ada sebelumnya.

Agenda selanjutnya adalah merancang berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam tiga bulan ke depan. Berbagai rencana disusun, termasuk konseling menyusui melalui Instagram, kerja sama dengan Poltekkes Palangka Raya, serta penyuluhan tentang ASI untuk staf rumah sakit. Rencana kegiatan untuk menyambut Hari ASI Sedunia pada 1 Agustus akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan berikutnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang mengabadikan momen kebersamaan dan semangat para anggota. Pertemuan perdana ini menjadi langkah awal yang positif bagi Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah dalam mendukung dan mempromosikan pentingnya menyusui.

Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, komunitas ini siap menginspirasi dan memberikan dukungan bagi para ibu di Kalimantan Tengah untuk memberikan ASI eksklusif kepada buah hati mereka. Mari kita nantikan berbagai kegiatan positif dari Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah dalam waktu dekat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)