Kisah Nabi Nuh: Pelajaran Ramadan tentang Sabar, Dakwah, dan Doa

Gambar
  Ramadan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga. Ia adalah bulan “mengisi ulang” (recharge) iman, memperbaiki cinta kepada Allah, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menguatkan semangat kolaborasi dalam kebaikan. Dalam salah satu kajian tarhib Ramadan, Dr. K.H. Atabik Luthfi, M.A. mengajak kita meneladani Nabi Nuh ‘alaihissalam melalui pesan-pesan utama dalam Surat Nuh . Kisah Nabi Nuh bukan hanya cerita masa lalu. Ia adalah cermin bagi siapa pun yang sedang berjuang di jalan kebaikan—di rumah, di kantor, di masyarakat, bahkan di dalam perjuangan memperbaiki diri. Nabi Nuh: Rasul yang Sabar dalam Ujian Panjang Nabi Nuh dikenal sebagai nabi yang diuji dengan kesabaran luar biasa. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa beliau berdakwah kepada kaumnya dalam waktu yang sangat lama—hingga 950 tahun . Bayangkan, betapa panjang dan melelahkannya perjuangan itu. Dari sini kita belajar: kesabaran bukan sekadar diam , tetapi bertahan dalam ketaatan dan tetap teguh dalam kebenaran. Rama...

Ketika Tim Terlihat “Sibuk”, Tapi Hasilnya Stagnan: Pentingnya Team Alignment & Performance

 

Pernah merasa agenda rapat penuh, pekerjaan menumpuk, orang-orang tampak bekerja keras, tetapi hasilnya seperti “jalan di tempat”? Dalam sebuah sesi berbagi materi tentang Team Alignment & Performance, pemateri menggambarkan kondisi yang sering terjadi di banyak organisasi: target sudah jelas, KPI sudah dibuat rapi, kalender penuh, namun keputusan lambat, koordinasi melelahkan, dan dampak kerja sulit terlihat. 

Masalahnya sering bukan pada “kurang kerja”, melainkan kurang selaras: arah organisasi, peran tiap orang, cara berkolaborasi, hingga budaya kerja yang terbentuk sehari-hari. Inilah yang disebut team alignment—penyelarasan agar energi tim benar-benar mengarah ke tujuan yang sama, bukan sekadar ramai aktivitas. 


Apa itu Team Alignment?

Secara sederhana, team alignment adalah kondisi ketika tim:

  • paham prioritas organisasi,

  • tahu bagaimana strategi diterjemahkan menjadi peran dan kontribusi,

  • bekerja dengan pola komunikasi kinerja yang jelas,

  • melakukan monitoring dan evaluasi secara terstruktur,

  • serta mengaitkan kinerja dengan pengembangan talenta.

Intinya: bukan hanya bekerja, tetapi bekerja ke arah yang tepat dan dengan cara yang tepat.


“Penyakit” yang Sering Muncul Saat Tim Tidak Selaras

Dalam materi, beberapa gejala yang umum muncul antara lain:

  • rapat berulang tetapi minim keputusan,

  • koordinasi antar unit alot,

  • energi habis untuk urusan internal,

  • pekerjaan dobel karena antar tim tidak saling tahu,

  • rasa saling menyalahkan meningkat,

  • kinerja seperti stagnan walau semua tampak sibuk. 

Salah satu akar masalah klasiknya adalah “silo”: unit fokus mengejar KPI masing-masing (local optimization), tetapi tidak selaras dengan tujuan organisasi secara utuh (system optimization). Akibatnya, antar unit bisa saling tarik-menarik kepentingan dan akhirnya tidak sejalan. 


4 Level Alignment yang Perlu Dibereskan

Menariknya, alignment tidak berhenti di dokumen KPI. Materi menjelaskan ada 4 level yang sering menjadi sumber “macetnya” organisasi: 

  1. Strategic alignment
    Apakah semua orang paham 2–3 prioritas utama organisasi? Kalau ada konflik tujuan, mana yang harus didahulukan?

  2. Structural alignment
    Apakah KPI, SOP, dan sistem penghargaan benar-benar mendukung strategi? Kadang strategi bilang “inovasi”, tapi sistem justru menghukum kesalahan dan memperlambat keputusan.

  3. Behavioral alignment
    Apakah perilaku pimpinan dan pengambilan keputusan benar-benar sejalan dengan pesan yang disampaikan? Ini sering jadi sumber masalah terbesar. 

  4. Cultural alignment
    Budaya tidak tertulis: “boleh berbeda pendapat atau tidak?”, “harus selalu formal atau bisa koordinasi operasional?”, “lebih dihargai aman atau berani mencoba?”—semua ini sangat memengaruhi eksekusi. 


Waspadai “Shadow KPI”: yang Tidak Tertulis Tapi Mengendalikan Perilaku

Ada konsep yang sangat relevan untuk banyak organisasi: shadow KPI—target tidak tertulis yang diam-diam lebih “ditakuti” daripada KPI resmi. Contoh sederhana: “yang penting jangan bikin masalah”, “jangan beda pendapat”, atau “lebih aman kalau tunggu atasan”. Shadow KPI seperti ini membuat orang tidak berani mengambil keputusan, tidak berani kolaborasi, dan akhirnya inovasi mati pelan-pelan. 

Karena itu, rapat manajemen idealnya tidak hanya membahas dashboard angka, tetapi juga membahas sinyal dan perilaku yang terbentuk di lapangan. 


Kunci Praktis: Pilih 1 Fokus Perubahan dalam 90 Hari

Salah satu pesan penting dari materi ini: perubahan alignment bukan soal mengontrol semuanya, tetapi konsistensi sinyal. Dan untuk memulai, pilih satu titik ungkit yang paling berdampak dalam 90 hari: perbaiki satu dimensi (strategic/structural/behavioral/cultural), tetapkan perilaku yang harus dihentikan, perilaku yang perlu diperkuat, serta satu ritual baru yang konsisten dijalankan. 


Workshop “Team Alignment & Performance” (ILMI Academy)

Bagi Anda yang ingin mempraktikkan konsep-konsep di atas secara lebih terarah, tersedia program:

WORKSHOP: Team Alignment & Performance
Tema: Menyelaraskan Arah, Peran, dan Kinerja Tim
Pemateri: Riani Rachmawati, Ph.D. (Senior Consultant, Lembaga Manajemen FEB UI)

Topik pembahasan:

  • menyelaraskan arah kerja tim dengan tujuan dan prioritas organisasi

  • menerjemahkan strategi menjadi peran dan kontribusi tim

  • mengelola komunikasi kinerja dan progres kerja tim

  • monitoring dan evaluasi kinerja secara terstruktur

  • menghubungkan kinerja tim dengan pengembangan talenta

Benefit:

  • konsultasi langsung dengan praktisi SDM dan kinerja

  • feedback atas worksheet yang dikerjakan

  • e-sertifikat dan akses modul via LMS

Jadwal:

  • Sharing Session (Gratis): Sabtu, 14 Februari 2026, 08.00–09.30 WIB

  • Practical Workshop: Sabtu, 28 Februari 2026, 08.00–11.00 WIB

  • Biaya workshop tertera promo 229K (dari 329K)

(Informasi pendaftaran dapat diakses melalui QR code pada poster.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas