Postingan

Menampilkan postingan dengan label 1433 H

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Qurban di Ponpes Al-Amin Kapuas

Gambar
Pak Sumarjito (paling kiri) sedang menguliti sapi Tahun ini, 1433 H / 2012 M ada lima ekor sapi yang dikurbankan. Meningkat satu ekor dibandingkan tahun lalu. Penyembelihan hewan Qurban dilakukan di halaman belakang pondok pesantren. Tahun ini dibuat beberapa lubang untuk pemotongan, menghindari bau yang terlalu menyengat belajar dari tahun lalu. Menurut keterangan Pak Uci, tahun ini disiapkan 500 buah kupon yang dibagikan kepada masyarakat di sekitar pondok pesantren. Untuk masing-masing kupon akan diberikan daging sebanyak 250 gram ditambah dengan yang lain-lain. 

Pawai Takbiran Idul Adha 1433 H / 2012 M

Gambar
Pada hari Kamis, 25 Oktober 2012 setelah shalat Isya, Informasi Kapuas menyempatkan diri untuk datang ke depan rumah jabatan Bupati untuk melihat persiapan Pawai Takbiran Idul Adha 1433 H / 2012 M. Ketika Informasi Kapuas sampai ke sana, baru beberapa mobil dan arak-arakan saja yang ada di depan rumah jabatan. Peserta pawai ini terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari dinas-dinas dilingkungan pemerintah kabupaten sampai masyarakat umum. Kendaraan yang digunakan untuk pawai pun bermacam-macam, umumnya peserta pawai menggunakan mobil yang memiliki bak terbuka. Ada juga peserta yang menggunakan becak, ada juga yang menggunakan gerobak dorong, ada juga yang menggunakan motor Tossa yang memiliki kapasitas yang besar.  Bentuk yang ditampilkan pun bermacam-macam, ada miniatur masjid, ada miniatur langgar (seperti Langgar Al-Inayah, di Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. IXA). Mengenai rute pawai, Informasi Kapuas belum sempat mendapatkan informasinya. Formasi peserta pa...

Pengunjung Pasar Membludak Menjelang Lebaran

Gambar
Suasana menjelang lebaran di perempatan Melati - Anggrek, Kuala Kapuas Sudah beberapa hari ini pasar di Kuala Kapuas sangat ramai dikunjungi oleh para pembeli yang ingin mempersiapkan jamuan untuk Idul Fitri 1433 H. Parkir kendaraan bermotor bertambah. Jumlah kendaraan yang hilir mudik pun juga bertambah. Bila kita masuk ke tengah pasar, ada seorang ibu yang mengatakan, "Kita harus melawan arus". Penjual Kue Lebaran Selain pembeli yang bertambah banyak, pedagang pun juga bertambah banyak. Jenis barang yang dijual pun lebih beraneka ragam. Ada beberapa toko yang menjelang hari lebaran melakukan diversifikasi terhadap usahanya yaitu menjual kue lebaran. Padahal pada hari-hari sebelumnya mereka membuka salon. Hal ini dilakukan karena permintaan terhadap kue lebaran sangat tinggi. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)