Postingan

Menampilkan postingan dengan label Anjir Serapat

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Wisata Buah Di Anjir Serapat

Gambar
Berbagai buah-buahan di salah satu kios Sejak beberapa tahun yang lalu Anjir Serapat turut meramaikan pemasaran buah-buahan di Kabupaten Kapuas. Bila selama ini orang mengenal Basarang sebagai tempat persinggahan untuk membeli buah-buahan, maka sekarang Anjir Serapat mulai unjuk gigi. Rambutan Anta Lagi Buah-buahan yang dapat kita temukan disini dalam jumlah banyak adalah rambutan dan durian. Menurut salah seorang pedagang, buah-buahan ini diambil dari kebun mereka sendiri. Ada juga cempedak dan manggis. Banyak pengendara yang melintasi Anjir Serapat mampir di kios-kios buah ini.

Menelusuri Tepian Anjir Serapat

Gambar
Jalan beton di tepi Anjir Serapat Sampai awal tahun 2000-an, masih banyak speedboat yang melintasi Anjir Serapat. Setiap speedboat lewat, maka gelombang yang dihasilkannya akan menerpa tepian Anjir Serapat. Tergerusnya tepian anjir membuat pemerintah dengan bantuan asing membangun siring di sepanjang Anjir Serapat. Siring ini berhasil menahan abrasi dari tanah di tepian Anjir Serapat. Rumah dibantaran anjir Sekarang suasana di tepian Anjir Serapat sangat tenang, kalau tidak mau dikatakan sepi. Hampir tidak ada klotok yang melewati anjir ini. Kalau dulu banyak WC cemplung yang terlihat di tepian anjir, sekarang sangat sedikit sekali orang yang membuat WC diatas Anjir Serapat. Jalan buntu di Pal 5 Anjir Serapat Admin menelusuri jalan kecil di tepian Anjir Serapat dari Km. 8 sampai Km. 5 dimana jalan ini berakhir. Jembatan ulin penghubung anjir kecil Diantara desa-desa di tepian Anjir Serapat ada yang dipisahkan dengan sungai kecil. Untuk menghubungkan desa-desa terseb...

Penyuluhan Kamtibmas Sesudah Shalat Jum'at

Gambar
Kapolsek Kapuas Timur, Joko S, sedang memberikan penyuluhan Sesudah shalat Jum'at, 23 Agustus 2013 bertempat di Masjid Mujahidin, Anjir Serapat, Km. 9, Kepala Kepolisian Sektor Kapuas Timur, Bapak Joko S, memberikan penyuluhan Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada jama'ah masjid. Beliau menghimbau masyarakat untuk turut serta mengamankan lingkungannya. Bila ada orang yang melakukan tindak kejahatan, maka masyarakat berhak untuk menangkap mereka dan menyerahkannya pada pihak berwajib. Selain itu beliau juga mengajak masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan jalan raya, mengingat banyak kecelakaan yang terjadi di Jalan Trans Kalimantan yang melintasi Anjir Serapat. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)