Postingan

Menampilkan postingan dengan label BPJS

Berbagi Berkah di Bulan Ramadhan - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas

Gambar
Kuala Kapuas, 5 April 2024 Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia DPD PPNI Kab. Kapuas, pada Ramadhan 1445H tahun ini berbagi Berkah Ramadhan dengan Tema "Jum'at Berkah Ramadhan"  Kegiatan ini dihimpun dari sumbangan anggota PPNI dan beberapa donatur, jumlah yang dibagikan 1.400 item terdiri dari beras, gula, minyak goreng, telur, nasi kotak dan takjil adapun sasaran ditahun ini, Rumah Singgah, Panti Asuhan, fakir miskin dan dhuafa. Foto, video dan tulisan merupakan kiriman Bapak M. Hipni

Formulir-Formulir BPJS Kesehatan

Berikut ini adalah formulir-formulir BPJS Kesehatan yang diperlukan untuk mendaftar baru atau memperbaharui data kepesertaan: Formulir 1  - Formulir Daftar Isian Peserta Pekerja Penerima Upah, Penerima Pensiun PNS / Pejabat Negara / TNI / Polri, Veteran dan Perintis Kemerdekaan  Formulir 2 - Formulir Daftar Isian Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja  Formulir 3 - Formulir Daftar Isian Tambahan Anggota Keluarga  Formulir 4 - Formulir Daftar Isian Perubahan Data Sumber : BPJS Kesehatan Kabupaten Kapuas

60 orang peserta baru BPJS Kesehatan di Kabupaten Kapuas

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Ibu Sukarsih, perwakilan BPJS Kesehatan Kabupaten Kapuas, jumlah peserta BPJS Kesehatan yang sudah terdaftar di Kabupaten Kapuas per 7 Januari 2014 adalah sebanyak 60 orang. Diharapkan pada hari-hari mendatang jumlah ini akan terus bertambah. Pada minggu ini banyak calon peserta yang sudah mengambil formulir, diharapkan dalam beberapa hari ke depan mereka sudah kembali untuk mendaftarkan diri sebagai peserta. Kepesertaan dalam BPJS Kesehatan membuat masyarakat bisa menikmati pelayanan kesehatan gratis dimana saja tanpa iur biaya sedikitpun. Merekapun bisa dirujuk sampai ke pusat tanpa biaya, bila sesuai dengan indikasi medis. Semakin banyak yang menjadi peserta semakin baik.

Hari Kedua BPJS Kesehatan di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Pelaksanaan BPJS Kesehatan dimulai pada tanggal 1 Januari 2014 kemarin. Namun karena kemarin adalah hari libur, maka tidak ada masalah yang muncul. Pada hari ini, Kamis, 2 Januari 2014 mulai muncul masalah. Ada pasien yang tidak bisa terima karena merasa di ping-pong saat mengambil obat. Ketika datang ke Instalasi Farmasi, disuruh ke salah satu apotek, kemudian dari apotek tersebut karena obatnya tidak ada disuruh ke apotek lain. Wajar bila kondisi ini terjadi, mengingat selama ini pasien Jamkesmas, Jamkesda, Askes dan Jamsostek dilayani dengan istimewa. Mereka tidak perlu mengambil resep karena resep diantar oleh perawat ruangan ke instalasi farmasi. Setelah itu petugas dari instalasi farmasi mengantarkan obat-obat tersebut ke masing-masing ruangan. Jadi pasien cukup duduk manis saja. Tapi karena keterbatasan dana yang dimiliki oleh pihak Instalasi Farmasi dalam menyediakan obat untuk pasien BPJS Kesehatan, maka mereka harus bekerja sama dengan tiga apotek yaitu Kimia Farma, Medika

Kartu BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan dimulai 1 Januari 2014. Kartu BPJS Kesehatan belum selesai dicetak, maka: Kartu Jamkesmas warna biru dan kartu askes sosial masih dipergunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan baik pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas/dokter keluarga) dan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (rumah sakit) pada era BPJS. Peserta Jamkesmas yang menjadi peserta PBI dan BPJS Kesehatan adalah peserta yang masuk dalam kuota 86,4 juta beserta perubahannya (sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor 149 Tahun 2013), sedangkan peserta diluar kuota tidak menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan. Khusus untuk peserta TNI, Polri dan peserta eks JPK Jamsostek yang menjadi peserta BPJS Kesehatan, sebelum menerima kartu BPJS Kesehatan dapat berobat dengan menggunakan: Kartu Tanda Anggota TNI/POLRI dengan menggunakan NRP Kartu peserta JPK Jamsostek Sumber: PT. ASKES Cabang Palangka Raya

Jamkesda Kapuas 2014 direncanakan masuk BPJS

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ibu Nancy, petugas di PT. ASKES Cabang Palangka Raya, DPRD Kabupaten Kapuas sudah menyetujui peserta Jamkesda Kabupaten Kapuas dimasukkan ke dalam BPJS. Sekretaris Daerah-pun sudah memberikan paraf untuk perjanjian kerjasama antara BPJS dan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Menurut Ibu Nancy, Bupati Kapuas sedang mempelajari perjanjian tersebut, mengingat beliau masih baru mengenal masalah BPJS ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menghimbau seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin yang tidak ditanggung oleh Jamkesmas (BPJS). Saat ini sudah ada beberapa kabupaten yang sudah bekerjasama dengan BPJS untuk pelayanan pasien Jamkesda tahun 2014.

Sosialisasi BPJS Kesehatan di Rumah Sakit

Gambar
Ibu Era (kiri), dr. Bawa (tengah) dan Ibu Asih (kanan) Pada hari Rabu, 13 November 2013 bertempat di aula rumah sakit, PT. Askes Cabang Palangka Raya menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Materi sosialisasi disampaikan oleh Ibu Era dari Palangka Raya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur di rumah sakit, mulai dari manajemen sampai seluruh kepala ruangan dan instalasi. Berbeda dengan pembayaran cara lama, pembayaran BPJS Kesehatan ini akan dilakukan dengan cara yang sama dengan Jamkesmas yaitu menggunakan INA-CBG (Indonesian Case Based Group) untuk rumah sakit dan menggunakan kapitasi untuk pelayanan dasar (puskesmas dan praktek swasta). Keberadaan BPJS tidak menghilangkan keberadaan asuransi swasta. BPJS akan menyediakan kebutuhan dasar disesuaikan dengan jenis preminya, sedangkan asuransi swasta dapat memberikan manfaat tambahan kepada pesertanya.

Sosialisasi Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Bidang Kesehatan

Gambar
Kepala Cabang PT. ASKES Palangka Raya dan Ibu Nancy Pada hari Kamis, 4 April 2013 bertempat di aula BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, PT. ASKES menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Bidang Kesehatan kepada pihak rumah sakit. Mulai 1 Januari 2014, peserta asuransi kesehatan PT. ASKES, Jamkesmas, Jamsostek dan TNI serta Polri, semuanya akan ditanggung oleh BPJS. Sedangkan untuk masyarakat yang belum ditanggung bisa menjadi peserta dengan membayar premi. PT. ASKES sedang melakukan proses rekrutmen staf, mengingat jumlah peserta mereka menjadi delapan kali lipat dari sebelumnya. Namun penambahan jumlah staf tidak sebanyak kenaikan jumlah peserta.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan