Postingan

Menampilkan postingan dengan label Batu Akik

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Wabah "Akik" Melanda Kapuas

Gambar
Penjual batu akik Saat melintasi Plasa Telkom, Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas, pada hari Rabu, 22 Juli 2015 setelah shalat Isya (sekitar pukul 19.15 WIB), admin agak terkejut. Di trotoar Plasa Telkom tampak ada sekitar 6 kelompok penjual batu akik yang sedang menggelar dagangan mereka. Untuk penerangan mereka menggunakan Penerangan Jalan Umum (PJU). Banyak motor-motor yang parkir di sepanjang trotoar tersebut. Saat melintasi jalan ini lagi pada pukul 21.44 WIB para penjual batu akik tersebut masih bertahan di lokasi yang sama dan masih ada saja pelanggan yang mampir ke tempat tersebut. Mereka menyediakan batu-batu yang masih berupa bongkahan dan batu yang sudah diasah.

Batu Akik Wonogiri

Gambar
Penjual batu akik Ramainya batu akik juga dirasakan di Free Day-nya Wonogiri. Saat jalan-jalan di lokasi Car Free Day, Jalan Jendral Sudirman, Wonogiri, paling tidak ada tiga pedagang yang menjual batu akik. Selain menjual batu akik yang sudah diolah, mereka juga menjual batu akik yang masih berupa bongkahan. Batu-batu akik yang dijual ada yang berasal dari Wonogiri dan ada juga yang berasal dari tempat-tempat lain. Perajin batu akik Saat mendaki Gunung Gandul, admin mampir ke perajin batu akik yang ada di Kerdukepik, Giripurwo, Wonogiri. Disana admin menyaksikan proses pengolahan bongkahan batu akik menjadi batu akik yang siap dipasangkan ke cincin. Mereka menawarkan kepada admin untuk membeli batu akik dan menunjukkan beberapa batu akik. Sayang admin tidak berminat terhadap batu-batu tersebut.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)