Dari Basarang melewati jalan ke Batanjung menuju ke Murung Keramat tanpa naik ferry

Dari pertigaan Kantor Desa Tambun Raya ini kita menyeberangi jembatan yang melintasi Anjir Basarang. Terus sampai Desa Basarang, besok kiri lalu sampai ke sekolah, belok kanan menyeberangi jembatan. Terus lurus melewati Masjid Mujahidin Noor di sebelah kiri jalan. Ketika sampai di perempatan Desa Pangkalan Rekan terus lurus sampai ke Gerbang Kelurahan Panamas.  Setelah menyeberangi jembatan, mentok, belok kiri, mentok lalu belok kanan. Terus lurus sampai mentok, belok kanan, lalu belok kiri. Terus sampai mentok. Lalu belok kiri. Terus, kita akan sampai di Fery Penyeberangan Murung Keramat.

Batu Akik Wonogiri

Penjual batu akik
Ramainya batu akik juga dirasakan di Free Day-nya Wonogiri. Saat jalan-jalan di lokasi Car Free Day, Jalan Jendral Sudirman, Wonogiri, paling tidak ada tiga pedagang yang menjual batu akik. Selain menjual batu akik yang sudah diolah, mereka juga menjual batu akik yang masih berupa bongkahan. Batu-batu akik yang dijual ada yang berasal dari Wonogiri dan ada juga yang berasal dari tempat-tempat lain.
Perajin batu akik
Saat mendaki Gunung Gandul, admin mampir ke perajin batu akik yang ada di Kerdukepik, Giripurwo, Wonogiri. Disana admin menyaksikan proses pengolahan bongkahan batu akik menjadi batu akik yang siap dipasangkan ke cincin. Mereka menawarkan kepada admin untuk membeli batu akik dan menunjukkan beberapa batu akik. Sayang admin tidak berminat terhadap batu-batu tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas