Postingan

Menampilkan postingan dengan label Disporabudpar

Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Sosialisasi Bahaya Narkoba Oleh Dispora

Gambar
Pada Hari Kamis 16 April 2015 bertempat di Gedung Gandang Garantung diselenggarakan Sosialisasi Bahaya Narkoba dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kapuas. Sasaran kegiatan ini adalah para generasi muda khususnya pelajar SMP, SMA dan sederajat di lingkungan Kabupaten Kapuas.  Acara dibuka oleh Ketua BNN Kabupaten Kapuas yang diwakili oleh Asisten 1 Pak Drs. Hidayatullah. Dalam sambutannya beliau menekankan agar jangan sekali-sekali berkompromi dengan narkoba karena efeknya sangat merugikan. Beliau juga menaruh harapan kepada seluruh peserta menjadi generasi muda yang berkualitas, sanggup memikul amanah masa depan membangun bersama, dan itu dirintis mulai sekarang dengan tidak mencoba-coba narkoba.  Sebagai narasumber adalah dari Dinas Kesehatan, Kejaksaan, Polres, dan BNK. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan