Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Sosialisasi Bahaya Narkoba Oleh Dispora

Pada Hari Kamis 16 April 2015 bertempat di Gedung Gandang Garantung diselenggarakan Sosialisasi Bahaya Narkoba dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kapuas. Sasaran kegiatan ini adalah para generasi muda khususnya pelajar SMP, SMA dan sederajat di lingkungan Kabupaten Kapuas. 

Acara dibuka oleh Ketua BNN Kabupaten Kapuas yang diwakili oleh Asisten 1 Pak Drs. Hidayatullah. Dalam sambutannya beliau menekankan agar jangan sekali-sekali berkompromi dengan narkoba karena efeknya sangat merugikan. Beliau juga menaruh harapan kepada seluruh peserta menjadi generasi muda yang berkualitas, sanggup memikul amanah masa depan membangun bersama, dan itu dirintis mulai sekarang dengan tidak mencoba-coba narkoba. 

Sebagai narasumber adalah dari Dinas Kesehatan, Kejaksaan, Polres, dan BNK. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"