Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kabulat

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Kampung Kabulat

Gambar
Akses yang bisa ditempuh menuju Kampung Kabulat hanya melalui jalur air dengan menggunakan "Kelotok" Terpaksa mendirikan tenda darurat krn akses menuju salah satu rumah warga yang letaknya di dalam terputus oleh genangan air. Puskesmas Melati memberikan bantuan Kelambu dan makanan ringan Serangkaian kegiatan Puskesmas Melati yang juga diikuti dr Internship (dr.Cahyaning Tias dan dr. Muhammad Abdulhamid):pengobatan, penyuluhan dan penjaringan Penyakit Kusta. Kamis,24 Maret 2016, UPT Puskesmas Melati melaksanakan Puskesmas Keliling (Pusling) ke Kampung Kabulat, yang letaknya     terisolir sekitar 15 menit dari pelabuhan kecil Selat Hulu menaiki Kelotok menyusuri daerah aliran sungai Kapuas menuju ke arah jembatan Pulau Petak.Kampung Kabulat merupakan kampung eks penyakit Kusta yang (dulu) sangat ditakuti masyarakat sampai penderitanya harus di asingkan. Sekali 2 bulan Puskesmas Melati melaksanakan Pusling ke kampung ini yang jauh dari akses sarana kes...

Ketua Tim Penggerak PKK Dampingi Pelayanan Sosial PMI di Kabulat

Gambar
Ketua TP-PKK bersalaman dengan Pak Ticek Pada hari Minggu, 20 Oktober 2013, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Ibu Ary Egahni, SH bersama dengan dua orang anggotanya menyertai para relawan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas melaksanakan kegiatan Pelayanan Sosial di Kabulat, kompleks kusta. Beliau berangkat dengan menggunakan speedboat, sedangkan para relawan menggunakan klotok. Dalam kegiatan pelayanan ini, beliau mengunjungi rumah penderita kusta dan melakukan dialog dengan mereka. Beliau mendengarkan cerita yang disampaikan oleh Bapak Ticek, mantan penderita kusta yang usianya lebih dari 90 tahun. Selain itu beliau juga menyerahkan bingkisan kepada penghuni kompleks Kabulat. Beliau menjanjikan untuk memperbaiki akses ke komplek ini sehingga para penghuni tidak kesulitan untuk berhubungan dengan dunia luar.

PMI Kabupaten Kapuas berbagi ceria di Kabulat

Gambar
Pak Alif Abdullah (PMI Provinsi Kalteng) memberikan bingkisan kepada Pak Joni Pagi hari, Jum'at, 19 Agustus 2011, rombongan Palang Merah Indonesia yang terdiri dari: 2 orang pengurus dan 3 orang staf PMI Provinsi Kalimantan Tengah 1 orang pengurus dan 4 orang staf PMI Kabupaten Kapuas 3 orang Korps Sukarela 2 orang kru Borneo TV naik klotok menuju ke Kabulat, kompleks penderita kusta yang terletak di Handil Baras, Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)