Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kanker Leher Rahim

Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Sosialisasi dan Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Melalui Metode IVA

Gambar
Pada hari Kamis, 30 April 2015 bertempat di gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan pembukaan kegiatan Sosialisasi dan Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Leher Raham Melalui Metode IVA dalam rangka Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Serviks pada Perempuan, sekaligus memperingati Hari Kartini ke-136 Tahun 2015. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas dan Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kapuas. Dalam sambutannya, ketua Tim Penggerakan PKK Kabupaten Kapuas, Ibu Ary Egahni Ben Bahat, SH menghimbau agar seluruh kader PKK yang berada di masing-masing desa dapat menjadi motor untuk menggerakkan para wanita untuk melakukan pemeriksaan IVA di puskesmas. Dr. Ruth Widhiati R. Putri, SpOG dalam penyuluhannya menyampaikan bahwa para wanita yang terdeteksi k

Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Bagi Warga Kapuas

Gambar
Wawancara petugas dengan peserta Pada hari Kamis, 7 November 2013, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Badan Pemberdayaan Perempuan dan Dinas Kesehatan, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim serta Pelayanan Terpadu PKK-KB-Kes. Kegiatan dipusatkan di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Dari 500 orang yang ditargetkan untuk dilayani, sebanyak 292 orang yang mendaftar, dan sebanyak 234 orang yang akhirnya mendapatkan pelayanan. Dari pemeriksaan kanker serviks, ada 6 orang yang positif dan langsung mendapatkan "cryotherapy". Peserta berasal dari dinas dan instansi dilingkungan pemerintah daerah kabupaten kapuas serta masyarakat umum. Petugas yang melakukan pemeriksaan adalah dr. Miko, SpOG, dr. Tonun Irawaty, dr. Imelda dan para bidan yang ada di Kuala Kapuas. 

Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Gambar
Pose di Gazebo RS. Duduk: Ibu Kapolres (kiri) dan Kepala BPPKBD  Pada hari Rabu, 28 Agustus 2013 bertempat di Ruang PONEK RSUD dr H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan kegiatan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan menggunakan metode Inspeksi Visual dengan Asam asetat (IVA). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Kalimantan Tengah, bekerja sama dengan BPPKBD Kabupaten Kapuas dan Bhayangkari. Peserta Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Kegiatan ini dijadikan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari Kabupaten Kapuas. Para istri polisi ini juga mengikuti pemeriksaan dengan IVA tersebut. Pada saat ini hanya 100 orang saja yang mendapatkan kesempatan mengikuti deteksi dini secara gratis.

Pemeriksaan Kanker Leher Rahim Gratis di RS (Rabu, 28 Agustus 2013)

Menurut keterangan yang diberikan oleh Bapak Dusi, kepala bidang di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas, insya Allah pada hari Rabu, 28 Agustus 2013 bertempat di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo akan dilaksanakan kegiatan deteksi dini kanker leher rahim. Pemeriksaan ini akan dilaksanakan oleh dokter dari Kementerian Kesehatan RI. Diharapkan ada 100 orang wanita yang menjadi peserta kegiatan tersebut. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan