Postingan

Menampilkan postingan dengan label Laba-laba

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Sarang telur laba-laba

Gambar
  Ini adalah sarang telur laba-laba yang ada di bagian dalam atap dapur bagian dalam yang terbuat dari kayu ulin. Foto ini diambil pada hari Rabu, 21 April 2021. Telur ini sudah ada di sini sejak hari Sabtu, 17 April 2021.  Karena setiap hari admin melewati tempat ini, nampaknya laba-laba membuat sarang ini dalam waktu singkat, karena pada tanggal 16 April 2021, sarang ini masih belum ada.  Kalau melihat strukturnya dan kerumitan desain dari sarang telur laba-laba ini, kita patut memuji Allah yang menciptakan makhluk yang sangat luar biasa ini. 

Berani mengambil risiko

Gambar
Saat melihat ada sarang laba-laba di pohon Rambutan, saya sangat kagum. Berarti laba-laba ini sudah memperhitungkan keregangan / kelenturan dari jaring laba-labanya untuk bisa mengakomodir tiupan angin pada ranting-ranting pohon rambutan. Sarang ini tentu akan menjadi sangat dinamis karena akan bergoyang-goyang sepanjang siang dan malam. Sarang laba-laba yang ada di dekat dapur rumah pun sangat berisiko karena dia meletakkan jaringnya di tali plastik yang biasa digunakan untuk jemuran pakaian. Jadi terkadang jaringnya akan teregang, dan kadang-kadang kendor. Inilah kehidupan, agar dapat makan, risiko harus diambil.  

Perumpamaan sarang laba-laba

Gambar
Terkait laba-laba, Allah berfirman: مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتًا  ۖ  وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنكَبُوتِ  ۖ  لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui. (Q.S. Al-Ankabut, 29: 41) Secara kasat mata memang sarang ini sangat lebih dari sudut pandang manusia. Terkena sentuhan saja dia akan hancur. Terkena air hujan saja rusak. Sarang ini tidak melindungi penghuninya dari panas dan hujan. Di sisi lain, bila dilihat dari kehidupan jantan dan betina dalam kehidupan laba-laba, maka yang jantan akan dimangsa oleh betina setelah berhubungan.  

Sarang laba-laba besar

Gambar
 Sudah berhari-hari sarang laba-laba ini berada di belakang rumah. Dia membuat sarangnya dengan mengaitkan sarangnya ke atap kemudian ke tali jemuran yang kerap bergoyang-goyang. Ketika hujan lebat, sarang laba-laba ini sempat rusak, tapi keesokan harinya sudah diperbaiki lagi. Selama bolak-balik ke belakang, saya tidak pernah melihat laba-laba ini berpindah dari tempatnya di tengah sarang. Yang saya salut adalah ketangguhannya menghadapi panasnya matahari di siang hari dan dinginnya udara di malam hari, serta ketabahannya menghadapi hujan setiap hari. Kalau dilihat ukuran tubuhnya sangat besar, namun sarangnya mampu menahan berat badannya. Dengan makanan yang seadanya, dia bisa menghasilkan sarang yang sangat luar biasa.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas