Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lembaga Pemasyarakatan

Know Your Lemons: Edukasi Sederhana untuk Mengenali Tanda Kanker Payudara Sejak Dini

Gambar
  Sebelum pelaksanaan Seminar Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital, Sabtu, 27 Juni 2026, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, dr. Jum’atil Fajar, MHlthSc, menyempatkan diri memberikan penyuluhan deteksi dini kanker payudara kepada para peserta seminar. Penyuluhan ini menggunakan metode Know Your Lemons , sebuah pendekatan edukasi kesehatan yang menyampaikan tanda-tanda kanker payudara dengan cara sederhana, visual, dan mudah dipahami. Melalui gambar lemon, peserta diajak mengenali berbagai perubahan pada payudara yang perlu diwaspadai. Dalam sesi singkat tersebut, peserta mendapatkan pengenalan tentang gerakan Know Your Lemons dan pendirinya. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pentingnya pemeriksaan payudara sendiri atau Sadari . Saat melakukan Sadari, perempuan dianjurkan berdiri di depan cermin dan memperhatikan apakah ada perubahan yang tidak biasa pada payudara. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain perubahan pada ...

Pemeriksaan rapid antibodi di Lembaga Pemasyarakatan Kuala Kapuas

Gambar
Pada hari Senin, 15 Februari 2021, bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Kapuas, Dinas Kesehatan dan UPT di bawahnya melaksanakan pemeriksaan kesehatan rutin. Diantara kegiatannya adalah pemeriksaan Rapid Antibody kepada seluruh warga binaan. Kegiatan ini untuk skrining awal penemuan kasus COVID-19. Gambar dan berita dikirimkan oleh Bapak M. Hipni

Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Sampit

Gambar
Sebagaimana rumah tahanan di Kapuas, Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Sampit ini juga baru direnovasi. Bangunan yang baru dapat kita lihat mulai dari depan sampai bagian belakang dari LP ini. Berbeda dengan rumah tahanan Kapuas, LP ini memiliki koperasi yang ada di bagian dalam, sehingga apabila tahanan ingin membeli berbagai keperluan, mereka bisa memperolehnya di koperasi. Selain itu juga disediakan wartel, sehingga para tahanan dapat berkomunikasi dengan pihak keluarga. Jumlah penghuni LP ini lebih dari 500 orang, jauh lebih besar kapasitasnya dibandingkan dengan Kapuas. Saat ini LP menahan mulai dari mantan Kapolres sampai jajaran dibawahnya yang terkait dengan masalah pidana.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)