Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lembaga Pemasyarakatan

Mengupas Tuntas Obesitas: Bukan Sekadar Kurang Disiplin, Tapi Penyakit Medis yang Kompleks

Gambar
  Banyak orang masih percaya bahwa obesitas adalah cerminan dari kemalasan, kurangnya kemauan keras, atau pilihan gaya hidup yang buruk. Namun, anggapan tersebut keliru dan sudah ketinggalan zaman. Sejak tahun 2013, komunitas medis global, melalui American Medical Association, telah secara resmi mengakui obesitas sebagai sebuah penyakit. Ini bukan sekadar masalah berat badan, melainkan sebuah kondisi medis kronis yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, layaknya diabetes atau penyakit jantung. Obesitas Adalah Penyakit Multifaktorial Menurut para ahli, termasuk Dr. Victoria Buhari dari PARI's Wellness and Diabetes Center, obesitas bersifat kronis, progresif, dapat kambuh, namun bisa diobati dan bersifat multifaktorial. Artinya, kondisi ini disebabkan oleh interaksi rumit dari berbagai faktor, di antaranya: Biologis:  Faktor genetika, ketidakseimbangan hormon seperti  ghrelin  (hormon pemicu lapar) dan  leptin  (hormon pemicu kenyang), serta resist...

Pemeriksaan rapid antibodi di Lembaga Pemasyarakatan Kuala Kapuas

Gambar
Pada hari Senin, 15 Februari 2021, bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kuala Kapuas, Dinas Kesehatan dan UPT di bawahnya melaksanakan pemeriksaan kesehatan rutin. Diantara kegiatannya adalah pemeriksaan Rapid Antibody kepada seluruh warga binaan. Kegiatan ini untuk skrining awal penemuan kasus COVID-19. Gambar dan berita dikirimkan oleh Bapak M. Hipni

Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Sampit

Gambar
Sebagaimana rumah tahanan di Kapuas, Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Sampit ini juga baru direnovasi. Bangunan yang baru dapat kita lihat mulai dari depan sampai bagian belakang dari LP ini. Berbeda dengan rumah tahanan Kapuas, LP ini memiliki koperasi yang ada di bagian dalam, sehingga apabila tahanan ingin membeli berbagai keperluan, mereka bisa memperolehnya di koperasi. Selain itu juga disediakan wartel, sehingga para tahanan dapat berkomunikasi dengan pihak keluarga. Jumlah penghuni LP ini lebih dari 500 orang, jauh lebih besar kapasitasnya dibandingkan dengan Kapuas. Saat ini LP menahan mulai dari mantan Kapolres sampai jajaran dibawahnya yang terkait dengan masalah pidana.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas