Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lukis

The Salahuddin Generation (Ep. 11): Salahuddin’s Legacy — Warisan Terbesar Bukan Tahta, Bukan Kota, Bahkan Bukan Yerusalem

Gambar
Ia mengalahkan para raja. Ia membebaskan Yerusalem. Ia mematahkan Perang Salib Ketiga. Tetapi pada akhirnya—apa yang paling ia takutkan? Apa yang paling ia rindukan? Dan apa yang paling ia titipkan? Episode penutup ini menjawab dengan kalimat yang menohok: yang paling besar dalam pandangan Salahuddin bukanlah kota, bukan kejayaan, bahkan bukan Yerusalem sebagai “trofi” sejarah. Yang paling besar adalah Allah , dan segala yang selain-Nya hanyalah jalan. 1) Mars Terakhir Menuju Yerusalem: “Tidak Ada Lagi yang Datang Menolong” Setelah bertahun-tahun perang, pasukan Frank akhirnya mencoba mengambil “hadiah utama”: Yerusalem . Salahuddin tahu, ini bukan sekadar pertempuran biasa. Maka ia mengumpulkan tentara dan berkata tegas: kalian adalah tentara Islam hari ini, darah, harta, dan keluarga kaum Muslim bergantung pada kalian, tidak ada Muslim lain yang akan datang menolong, ini amanah yang Allah letakkan di pundak kalian. Pidato ini bukan untuk membakar emosi semata, t...

Sanggar Lukis - Dion Arts

Gambar
Sanggar Lukis Dion Arts Sanggar Lukis ini terletak di Jalan Trans Kalimantan Km. 11, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. Bapak Dion dapat dihubungi pada nomor HP 081251023727. Beliau menerima pesanan untuk membuat lukisan berdasarkan foto yang dikirim oleh pemesan. Beliau juga menerima permintaan lukisan dinding rumah, dimana beliau sendiri yang akan datang ke rumah yang bersangkutan. Hasil karya Dion Arts Selain lukisan di kanvas dan di dinding rumah, beliau juga bisa membuat lukisan pada badan kendaraan bermotor. Beliau sudah memulai usaha ini sejak masih bujang. Tiga tahun yang lalu, beliau pindah ke Basarang dan meneruskan usaha ini.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas