The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

Sanggar Lukis - Dion Arts

Sanggar Lukis Dion Arts
Sanggar Lukis ini terletak di Jalan Trans Kalimantan Km. 11, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. Bapak Dion dapat dihubungi pada nomor HP 081251023727. Beliau menerima pesanan untuk membuat lukisan berdasarkan foto yang dikirim oleh pemesan. Beliau juga menerima permintaan lukisan dinding rumah, dimana beliau sendiri yang akan datang ke rumah yang bersangkutan.
Hasil karya Dion Arts
Selain lukisan di kanvas dan di dinding rumah, beliau juga bisa membuat lukisan pada badan kendaraan bermotor. Beliau sudah memulai usaha ini sejak masih bujang. Tiga tahun yang lalu, beliau pindah ke Basarang dan meneruskan usaha ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas