Postingan

Menampilkan postingan dengan label Masjid Nurul Hidayah

Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

Bacaan Qur'an Membersihkan Dosa

Gambar
Ustadz Ja'far menyampaikan kultum Pada hari Senin, 7 Juli 2014 (9 Ramadhan 1435 H) bertempat di Masjid Nurul Hidayah, Pulau Telo, ustadz dari Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi) Cabang Kapuas, Ja'far menyampaikan kultum tarawih. Beliau mengawali kultumnya dengan cerita sebagai berikut:  Seorang cuku bertanya kepada kakeknya Cucu : Kek, saya membaca Qur'an tapi tidak mengerti makna dan artinya, bagaimana menurut kakek? Waktu itu sang kakek sedang mengumpulkan batu bara dalam keranjang.  Kakek: Cucuku, coba ambilkan kakek sekeranjang air di sungai Sang cucu langsung menuruti perintah kakek. Dengan keranjang batu bara sang cucu mengambil air di sungai, tetapi belum sampai di rumah air sudah habis karena airnya menetes dari keranjang, sang cucu mengulangi sampai 3 kali dan hasilnya sama. Kemudian sang cucu menghadap kakek. Cucu: Kek nggak bisa kalau mengambil air dengan keranjang, bagaimana kalau dengan ember saja?  Kakek: Tidak, ambilah air dengan keranjang.  K...

Mari Bantu Masjid Nurul Hidayah Pulau Telo

Gambar
Kumpulan gambar pembangunan masjid Nurul Hidayah Pulau Telo “Barangsiapa yang membangun masjid, maka Allah akan bangunkan baginya semisalnya di surga.” (HR. Bukhari, 450 dan Muslim, 533 dari Hadits Utsman radhiallahu’anhu) Masjid Nurul Hidayah Pulau Telo sekarang dalam tahap pembangunan, kami mengharapkan bantuan dari saudara(i) Bapak/Ibu untuk dapat menyisihkan sebagian dari rezeki untuk pembangunan Masjid Nurul Hidayah, Kami menerima bantuan dalam bentuk barang seperti : Pasir, Bata, Semen atau apapun untuk pembangunan Masjid. Sekarang Masjid melakukan pemasangan kusen pintu. Silahkan hubungi: Muhammad Hipni, Jl. Kenari 2 No 456. Perumnas PulauTelo. No HP 085249800061, Email/FB: hipni_doank@yahoo.co.id

Lima Perkara Penghambat Rezeki

Gambar
Kultum di Masjid Nurul Hidayah Pulau Telo Alhamdulillah penulis kembali dapat melaksanakan Sunah Rasullulah yaitu sholat Taraweh di Masjid Nurul Hidyah pada kesempatan ini penulis  merangkum kultum yang disampaikan Ust. Hasanudin Zoe yang akrab disapa Ust. Zoe dari Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Kapuas.  Apa itu rezeki terkadang kita menggagap hanya sebatas duit saja, padahal kesehatan, waktu luang dan anak-anak merupakan rezeki atau nikmat. Ada 5 perkara penghambat rezeki, yaitu: Hilangnya tawakal kepada Allah SWT, kita menganggap bahwa rezeki yang kita dapat adalah bukan dari Allah tapi dari kita sendiri, pergi kedukun untuk mendapatkan rezeki dll. Terlalu banyak dosa seperti meninggal sholat, zina (termasuk zina mata telinga dan pikiran), tidak berbakti dengan orang tua dan syirik. Berbuat maksiat dalam mencari harta, seperti tidak jujur dalam berusaha. Pekerjaan yang melalaikan kita dari mengingat Allah. Enggan bersedekah Penulis: Hipni ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas