Postingan

Menampilkan postingan dengan label Multaqo Murabbi

The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

Multaqo Murabbi

Gambar
Multaqo murabbi Pada hari Jum'at, 16 Desember 2016 bertempat di Kelompok Belajar Islam Terpadu (KBIT) Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan Multaqo Murabbi. Kegiatan ini diikuti oleh anggota yayasan yang menjadi "murabbi" bagi anggota yang lain.  Dalam taujih pengantarnya pembina yayasan, Zulfiqar Aly Akbar, menyampaikan tujuan dari tarbiyah. Dalam tarbiyah diharapkan anggotanya betul-betul melaksanakan Islam dengan baik.  Selain itu diharapkan bahwa anggota tarbiyah dapat menjalankan fungsi kekhalifahan, mewujudkan kesejahteraan. Anggota diharapkan menjalankan kewajiban ta'aruf dengan kaum Muslimin. Kita bekerja untuk meraih kekuasaan yang dijalankan sesuai dengan syariat.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas