Postingan

Menampilkan postingan dengan label NUSP-2

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Menelusuri Kawasan Ekowisata dan Gowes Track "Kampung Barasih"

Gambar
 Pada hari Selasa, 30 Januari 2018, admin berkunjung ke Kawasan Ekowisata dan Gowes Track "Kampung Barasih" yang ada di Handel Semangat, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Kawasan ini dibangun bersama antara Program NUSP-2 dan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Berbeda dengan daerah lain, handel di sini sudah disiring dengan sangat baik. Disamping handel ada jalan yang cukup lebar yang disemen yang dapat digunakan oleh pengendara kendaraan bermotor dan sepeda. Jalan yang dapat digunakan untuk "gowes track" adalah jalan dari Handel Semangat sampai Poskesdes Pulau Telo yang ada di Jalan Jepang. Panjang jalan ini sekitar 600 meter.  Handel yang sudah disiring ini digunakan oleh anak-anak untuk mandi dan digunakan untuk main jukung diatasnya. Berikut ini video admin menyusuri "gowes track" dengan berjalan kaki sampai semennya habis di belakang Poskesdes Pulau Telo.

Timbunan dan rabat beton Gg. Marhat - NUSP-2

Gambar
Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. Marhat, Kuala Kapuas Kegiatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Kumur Perkotaan Kabupaten Kapuas Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase-2 (NUSP-2) terus berjalan. Kali ini Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. Marhat menjadi salah satu tempat pelaksanaan kegiatan tersebut. Jenis pekerjaannya adalah timbunan dan rabat beton. Biayanya sebesar Rp 57.184.000. Dimulai 16 Juni 2017 dan harus selesai pada tanggal 13 September 2017. Kegiatan ini dilaksanakan oleh KSM RT 20 Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

Pembuatan drainase dan penyediaan penerangan jalan umum

Gambar
Pembangunan drainase di Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. X, Kuala Kapuas Sejak awal September 2016 yang lalu di Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. X sudah mulai dilaksanakan kegiatan pembuatan drainase. Jalan ini memang kalau hujannya lebat, ada genangan air yang sangat mengganggu. Dengan drainase ini diharapkan masalah tersebut bisa diatasi. Pengumuman pekerjaan NUSP-2 Kegiatan ini merupakan bagian dari program Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Perkotaan (Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase-2, NUSP-2) yang didanai oleh Asian Development Bank.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)