Postingan

Menampilkan postingan dengan label NUSP-2

The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Menelusuri Kawasan Ekowisata dan Gowes Track "Kampung Barasih"

Gambar
 Pada hari Selasa, 30 Januari 2018, admin berkunjung ke Kawasan Ekowisata dan Gowes Track "Kampung Barasih" yang ada di Handel Semangat, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Kawasan ini dibangun bersama antara Program NUSP-2 dan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Berbeda dengan daerah lain, handel di sini sudah disiring dengan sangat baik. Disamping handel ada jalan yang cukup lebar yang disemen yang dapat digunakan oleh pengendara kendaraan bermotor dan sepeda. Jalan yang dapat digunakan untuk "gowes track" adalah jalan dari Handel Semangat sampai Poskesdes Pulau Telo yang ada di Jalan Jepang. Panjang jalan ini sekitar 600 meter.  Handel yang sudah disiring ini digunakan oleh anak-anak untuk mandi dan digunakan untuk main jukung diatasnya. Berikut ini video admin menyusuri "gowes track" dengan berjalan kaki sampai semennya habis di belakang Poskesdes Pulau Telo.

Timbunan dan rabat beton Gg. Marhat - NUSP-2

Gambar
Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. Marhat, Kuala Kapuas Kegiatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Kumur Perkotaan Kabupaten Kapuas Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase-2 (NUSP-2) terus berjalan. Kali ini Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. Marhat menjadi salah satu tempat pelaksanaan kegiatan tersebut. Jenis pekerjaannya adalah timbunan dan rabat beton. Biayanya sebesar Rp 57.184.000. Dimulai 16 Juni 2017 dan harus selesai pada tanggal 13 September 2017. Kegiatan ini dilaksanakan oleh KSM RT 20 Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

Pembuatan drainase dan penyediaan penerangan jalan umum

Gambar
Pembangunan drainase di Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. X, Kuala Kapuas Sejak awal September 2016 yang lalu di Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. X sudah mulai dilaksanakan kegiatan pembuatan drainase. Jalan ini memang kalau hujannya lebat, ada genangan air yang sangat mengganggu. Dengan drainase ini diharapkan masalah tersebut bisa diatasi. Pengumuman pekerjaan NUSP-2 Kegiatan ini merupakan bagian dari program Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Perkotaan (Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase-2, NUSP-2) yang didanai oleh Asian Development Bank.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas