Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pangkuh

BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Oyek dari Pangkuh

Gambar
Oyek (beras dari singkong) Pada hari Rabu, 17 Oktober 2018 yang lalu, admin menerima bingkisan dari Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas. Pada awalnya admin menyangka ini adalah beras biasa. Pada hari Ahad, 21 Oktober 2010 ini, admin ditawari sama istri mau mencoba oyek atau tidak. Rupanya beras yang admin bawa pulang kemarin adalah oyek (beras dari singkong) yang berasal dari Pangkuh. Istri admin dapat pesan dari pengirim oyek tersebut bahwa oyek tersebut direndam dulu 1/2 jam setelah itu baru dikukus. Makannya pakai sambal kacang yang sudah disertakan bersama oyek tersebut. Wah rasanya enak sekali dan sambalnya pedas sekali. Sambal kacang pendamping makan oyek

Belajar dari Majelis Tafsir Al-Qur'an (MTA) Binaan Pangkuh

Gambar
Kiri ke kanan: drh. Arief, Pak Lasmin, dan Pak Ari Pada hari Ahad, 24 September 2017, admin bersama drh. Arief berkunjung ke Majelis Tafsir Al-Qur'an (MTA) Binaan Pangkuh yang terletak di Pangkuh. Admin bertemun dengan Pak Lasmin dan Pak Ari. Keterlibatan mereka dengan MTA berawal dari mendengarkan radio, kemudian mendengarkan ceramah MTA melalui televisi. Pak Lasmin bercerita bahwa pada mulanya beliau ada pemimpin Yasinan di lingkungannya, namun setelah masuk ke dalam MTA, beliau tidak lagi memimpin Yasinan. Anggota MTA lebih banyak berasal dari luar ketimbang daerah sekitar sekretariat yayasan. Meskipun peserta MTA di Pangkuh tidak terlalu banyak, pembina dari Palangka Raya datang sebulan sekali. Pada tiga minggu berikutnya, para peserta dari Pangkuh saling memberi nasehat satu sama lain.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)