Postingan

Menampilkan postingan dengan label REDD+

Usaha Mencari Peta Virtual Background: Saat GIS Kalteng “Diuji” dengan Google Maps

Gambar
Perbandingan tampilan Sei Pinang di dua platform: citra satelit pada Google Maps (kiri) dan Peta GIS Kalteng (kanan) relatif sama-sama belum detail. Perbedaannya, Google Maps menampilkan lebih banyak titik lokasi/nama tempat (POI) yang ditambahkan komunitas seperti Local Guides, sehingga orientasi lokasi terasa lebih mudah. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 , saya mencoba mencari peta Kalimantan Tengah yang menarik untuk dijadikan virtual background saat rapat daring menggunakan Jitsi Meet . Saya lalu meminta bantuan Copilot (AI milik Microsoft). Copilot kemudian merekomendasikan sebuah situs pemetaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: Peta GIS Kalteng ( https://peta.simtaru.kalteng.go.id/ ). Awalnya saya cukup terkesan. Ketika saya mengarahkan peta ke wilayah Kuala Kapuas , tampilannya terlihat rapi dan informatif. Dari situ muncul rasa penasaran: kalau di ibu kota kabupaten terlihat lumayan detail, apakah wilayah yang lebih jauh seperti Sei Pinang (ibu kota Kecamatan Se...

Surat Terbuka Kepada Gubernur Teras Narang

Gambar
Pemetaan lahan gambut oleh RSSGMBH Controversy surrounding Australia's Kalimantan Forest and Climate Partnership REDD project deepens | redd-monitor.org redd-monitor.org memuat surat terbuka dari masyarakat Kecamatan Mantangai (Pulau Kaladan, Mantangai Hulu, Katimpun dan Katunjung) kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang. Surat ini berisi berbagai keluhan terhadap pelaksaan proyek KFCP di Kapuas. Adapun rekomendasi mereka kepada gubernur adalah sebagai berikut: Menyusun program dan kebijakan untuk mendukung setiap upaya untuk mengenal, melindungi dan menghargai hak masyarakat terhadap tanah sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 13/2009 tentang Tanah Adat dan Hak Adat Terhadap Tanah. Menemukan solusi segera terhadap konflik lahan antara masyarakat Katimpun, Sei Ahas dan Pulau Kaladan terhadap penanaman kelapa sawit oleh perusahaan PT. Rezeki Alam Semesta Raya yang telah mengambil tanah masyarakat dan merusak hutan mereka.  Segera mengeluarkan keputusan u...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas