Postingan

Menampilkan postingan dengan label Taman Bacaan Masyarakat

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Taman Bacaan Masyarakat di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas

Gambar
Para santri sedang memilih buku yang akan dibaca Taman Bacaan Masyarakat adalah perpustakaan keliling yang awalnya merupakan program dari Direktorat Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah Kementerian Pendidikan Nasional. Sekarang program ini sudah dilimpahkan kepada daerah. Karena daerah tidak memiliki anggaran untuk operasional mobil ini, taman bacaan ini kurang bisa beroperasi sebagaimana seharusnya. Bapak Saifudin yang membawa mobil ini ke Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas menawarkan kepada pondok pesantren untuk mengajukan permohonan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas untuk dapat menerima kunjungan dari Taman Bacaan Masyarakat setiap minggu. Hal ini akan membantu memenuhi kebutuhan bacaan bagi para santri.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)