Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ubuntu

Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Bongkar Laptop Demi Ubuntu 14.04 LTS

Gambar
Acer Aspire 4750 yang dibuka bagian bawahnya Saat update Ubuntu 14.04 LTS ke Ubuntu 15.04 terjadi hal yang tidak terduga yaitu, saya tidak bisa mengakses tampilan yang biasa. Saya hanya bisa mengakses "terminal" dimana saya harus menulis berbagai macam perintah. Setelah mencoba sana-sini, bukannya makin baik, malah makin nggak karuan jadinya. Setelah baca-baca saran dari teman-teman yang ada di berbagai forum Ubuntu, akhirnya saya mencoba saran dari salah satu peserta forum yaitu melepas harddrive laptop. Rupanya saran ini cocok untuk laptop saya yang sudah tidak bisa diakses lagi BIOS-nya, serta tidak lagi bisa digunakan DVD-ROM-nya. Setelah harddrive-nya dikeluarkan saya menggunakan USB Live Ubuntu 14.04 LTS untuk kembali ke sistem operasi yang lebih stabil. Cara membuka harddrive laptop ini diperoleh dari YouTube.

Kembali Menggunakan Ubuntu 14.04 LTS

Gambar
Desktop Ubuntu 14.04 LTS Saat laptop Acer Aspire 4750 divonis tidak lagi bisa diservis karena ada masalah pada booting dan harddisk-nya, saya mulai terpikir kembali untuk menggunakan Linux. Linux dikenal sebagai "operating system" yang ringan dan tidak memerlukan ruang dan memori yang besar. Ditambah lagi, dengan kerusakan pada harddisk, Windows 8.1 menjadi sangat lambat. Saat beralih ke Ubuntu, tidak terlalu banyak aplikasi yang harus saya install karena program standar yang ada di Ubuntu sudah sangat memadai. Karena saya terbiasa menggunakan Chrome, syukurnya Chrome menyediakan versi Linus yang stabil. Kemampuannya pun sama dengan kemampuannya di Windows. Untuk mengganti Ayat (program Qur'an) saya menggunakan Zekr. Meskipun tidak secanggih Ayat, paling tidak di Zekr ini kita bisa membaca ayat Qur'an, membaca terjemahannya dan mendengarkan bacaan Qur'an dari berbagai iman. Zekr juga punya kemampuan mengulang ayat Qur'an yang dibaca. Untuk menginsta...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas