Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ubuntu

Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Bongkar Laptop Demi Ubuntu 14.04 LTS

Gambar
Acer Aspire 4750 yang dibuka bagian bawahnya Saat update Ubuntu 14.04 LTS ke Ubuntu 15.04 terjadi hal yang tidak terduga yaitu, saya tidak bisa mengakses tampilan yang biasa. Saya hanya bisa mengakses "terminal" dimana saya harus menulis berbagai macam perintah. Setelah mencoba sana-sini, bukannya makin baik, malah makin nggak karuan jadinya. Setelah baca-baca saran dari teman-teman yang ada di berbagai forum Ubuntu, akhirnya saya mencoba saran dari salah satu peserta forum yaitu melepas harddrive laptop. Rupanya saran ini cocok untuk laptop saya yang sudah tidak bisa diakses lagi BIOS-nya, serta tidak lagi bisa digunakan DVD-ROM-nya. Setelah harddrive-nya dikeluarkan saya menggunakan USB Live Ubuntu 14.04 LTS untuk kembali ke sistem operasi yang lebih stabil. Cara membuka harddrive laptop ini diperoleh dari YouTube.

Kembali Menggunakan Ubuntu 14.04 LTS

Gambar
Desktop Ubuntu 14.04 LTS Saat laptop Acer Aspire 4750 divonis tidak lagi bisa diservis karena ada masalah pada booting dan harddisk-nya, saya mulai terpikir kembali untuk menggunakan Linux. Linux dikenal sebagai "operating system" yang ringan dan tidak memerlukan ruang dan memori yang besar. Ditambah lagi, dengan kerusakan pada harddisk, Windows 8.1 menjadi sangat lambat. Saat beralih ke Ubuntu, tidak terlalu banyak aplikasi yang harus saya install karena program standar yang ada di Ubuntu sudah sangat memadai. Karena saya terbiasa menggunakan Chrome, syukurnya Chrome menyediakan versi Linus yang stabil. Kemampuannya pun sama dengan kemampuannya di Windows. Untuk mengganti Ayat (program Qur'an) saya menggunakan Zekr. Meskipun tidak secanggih Ayat, paling tidak di Zekr ini kita bisa membaca ayat Qur'an, membaca terjemahannya dan mendengarkan bacaan Qur'an dari berbagai iman. Zekr juga punya kemampuan mengulang ayat Qur'an yang dibaca. Untuk menginsta...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas