Postingan

Menampilkan postingan dengan label Warung

Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

De' Marni - Aneka Kue Banjar

Gambar
Warung De' Marni Warung ini terletak di Jalan Seroja, di dekat perempatan Seroja - Mahakam, Anggrek, Kuala Kapuas. Tempat ini menyediakan aneka kue Banjar seperti Kue Apam Gula Merah, Kue Apam Paragi dan lain-lain. Mereka juga menerima pesanan. Warung ini dapat dihubungi pada nomor HP 085247815885.

Warung Imut

Gambar
Berbagai lauk dan sayur yang disajikan Makanan ringan yang disajikan Warung ini terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani, tepatnya di depan Bank Mega Cabang Kuala Kapuas. Warung ini menyediakan nasi kuning, nasi putih, menyediakan lauk pauk serta berbagai jenis masakan sayur. Selain itu warung ini juga menyediakan makanan ringan seperti pisang goreng dan lain-lain. Warung ini buka dari jam 05.00 - 17.00 WIB

Warung wadai di Pierre Tendean

Gambar
Jalan Kapten Pierre Tendean merupakan salah satu jalan yang cukup padat dihuni disamping Jalan Kapuas dan Jalan Melati. Hal ini karena jalan ini merupakan jalan awal dalam sejarah kota Kuala Kapuas. Hal inilah yang menyebabkan mengapa pada daerah ini banyak sekali rumah-rumah yang terletak di pinggir sungai. Selain rumah, di daerah ini juga banyak terdapat barak-barak. Mengingat tidak semua orang yang menghuni barak-barak ini sudah menikah, maka bagi mereka yang tidak memasak sendiri mereka biasanya akan mencari warung yang menyediakan makanan siap saji. Peluang inilah yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Jalan Kapten Pierre Tendean dalam menyediakan berbagai penganan termasuk wadai (kue). Wadai ini ada yang dibuat sendiri, ada juga titipan dari orang lain. 

Warung Gado-gado di Pierre Tendean

Gambar
Mama Rita sedang menyiapkan gado-gado Warung ini terletak di Jalan Kapten Pierre Tendean No. 41, tepatnya di Muara Gg. VA, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat. Warung ini dikelola oleh Mama Rita. Selain menjual gado-gado, warung ini juga menyediakan nasi kuning setiap paginya. Beliau menyiapkan masakan mulai jam 02.30 WIB. Warung ini buka dari setelah shalat Subuh sampai pukul 16.00 WIB. Bagi yang suka dengan gado-gado, anda bisa menikmatinya dengan harga Rp 5.000 per porsi. Selain bisa dimakan di tempat, gado-gado ini juga bisa dibungkus untuk dimakan di rumah.

Postingan populer dari blog ini