Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Warung Gado-gado di Pierre Tendean

Mama Rita sedang menyiapkan gado-gado
Warung ini terletak di Jalan Kapten Pierre Tendean No. 41, tepatnya di Muara Gg. VA, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat. Warung ini dikelola oleh Mama Rita. Selain menjual gado-gado, warung ini juga menyediakan nasi kuning setiap paginya. Beliau menyiapkan masakan mulai jam 02.30 WIB. Warung ini buka dari setelah shalat Subuh sampai pukul 16.00 WIB. Bagi yang suka dengan gado-gado, anda bisa menikmatinya dengan harga Rp 5.000 per porsi. Selain bisa dimakan di tempat, gado-gado ini juga bisa dibungkus untuk dimakan di rumah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas