Postingan

Menampilkan postingan dengan label Yusuf

The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Yusuf Sebagai Bendaharawan Negara Mesir

Gambar
Peserta buka puasa bersama sedang mendengarkan ceramah Pada hari Minggu, 29 Juli 2012 bertempat di rumah jabatan Bupati Kapuas diselenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama. Kegiatan ini diikuti oleh para ulama dan tokoh masyarakat Kabupaten Kapuas serta para pegawai negeri sipil dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini juga diisi dengan ceramah dengan tema Kisah Nabi Yusuf alaihi salam. Dalam kisah ini ada pelajaran bahwa yang dipentingkan bagi suatu negeri adalah kontribusi apa yang bisa diberikan oleh masyarakatnya tanpa memperhatikan masalah apakah dia putra daerah atau bukan. Selain itu juga disampaikan tentang bagaimana seorang anggota masyarakat bisa membantu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh pimpinan pada masa-masa yang akan datang. Kedekatan Nabi Yusuf dengan raja membuat beliau berani mengajukan diri untuk menjadi Bendaharawan Negara Mesir dengan menyampaikan karakter yang diperlukan untuk jabatan tersebut yaitu "orang y...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas