Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Yusuf Sebagai Bendaharawan Negara Mesir

Peserta buka puasa bersama sedang mendengarkan ceramah
Pada hari Minggu, 29 Juli 2012 bertempat di rumah jabatan Bupati Kapuas diselenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama. Kegiatan ini diikuti oleh para ulama dan tokoh masyarakat Kabupaten Kapuas serta para pegawai negeri sipil dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini juga diisi dengan ceramah dengan tema Kisah Nabi Yusuf alaihi salam. Dalam kisah ini ada pelajaran bahwa yang dipentingkan bagi suatu negeri adalah kontribusi apa yang bisa diberikan oleh masyarakatnya tanpa memperhatikan masalah apakah dia putra daerah atau bukan.

Selain itu juga disampaikan tentang bagaimana seorang anggota masyarakat bisa membantu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh pimpinan pada masa-masa yang akan datang. Kedekatan Nabi Yusuf dengan raja membuat beliau berani mengajukan diri untuk menjadi Bendaharawan Negara Mesir dengan menyampaikan karakter yang diperlukan untuk jabatan tersebut yaitu "orang yang bisa menjaga dan  amanah (dapat dipercaya)". Permintaan jabatan ini bukan tanpa kompetensi. Beliau sejak diangkat menjadi anak angkat Al-Aziz (bendaharawan negara terdahulu) sudah terbiasa melakukan pekerjaan yang sebagai wakil dari orang tua angkatnya, sehingga beliau sangat kompeten dalam bidang tersebut.

Apalagi Mesir akan menghadapi masa-masa yang sulit yaitu mereka akan panen selama 7 tahun, dan hasil panen tersebut harus disimpan untuk menghadapi musim paceklik selama 7 tahun. Sebuah pekerjaan yang sangat luar biasa menjaga agar lumbung penyimpanan tidak digerogoti oleh tikus-tikus (koruptor). Ketika beliau berhasil menabung bahan makanan dimusim paceklik, maka negeri Mesir menjadi rujukan bagi negara-negara sekitar mereka untuk pemenuhan konsumsi pangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini