Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban
Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...
sangat bagus budidaya ikan patin dikapuas dan hasilnya sangat memuaskan .....
BalasHapussaya mau tanya apakah bibit ikan patin itu ngga dijual kemasyarakat yg memerlukan dan hanya terfokus utk petambak yg sdh berkali kali berhasil,soalnya apa saya pernah mendatangi BBI sm tempat personel yg mengelola bibit patin tdak dilayani dgn alasan macam2..contoh alasan masih kecil2,menunda penjualan mlah ada satu pegawai perikanan yg mengelola bibit patin bealasan kurang lebih demikian.....kasian dong sama masyarakat.
sarang walet menjamur dikapuas.,adakah izinya dr pemkab kapuas...?
BalasHapusvideo ikan patin itu dimana,banyak banget..aku suka itu
BalasHapus@ariskps: untuk benih ikan, tempat yang saya kunjungi ini juga menjual benih ikan patin, bisa kontak Pak Singkir
BalasHapus@basuki: untuk mendirikan walet di Kapuas harus ada persetujuan masyarakat setempat dan ijin dari Badan Pelayan Perijinan Terpadu. Untuk video ikan patin diatas, diambil di Desa Basarang.
Bisa kasih no TLP atau wa nya kah ko
BalasHapus