Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2
Kuala KAPUAS – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...
sangat bagus budidaya ikan patin dikapuas dan hasilnya sangat memuaskan .....
BalasHapussaya mau tanya apakah bibit ikan patin itu ngga dijual kemasyarakat yg memerlukan dan hanya terfokus utk petambak yg sdh berkali kali berhasil,soalnya apa saya pernah mendatangi BBI sm tempat personel yg mengelola bibit patin tdak dilayani dgn alasan macam2..contoh alasan masih kecil2,menunda penjualan mlah ada satu pegawai perikanan yg mengelola bibit patin bealasan kurang lebih demikian.....kasian dong sama masyarakat.
sarang walet menjamur dikapuas.,adakah izinya dr pemkab kapuas...?
BalasHapusvideo ikan patin itu dimana,banyak banget..aku suka itu
BalasHapus@ariskps: untuk benih ikan, tempat yang saya kunjungi ini juga menjual benih ikan patin, bisa kontak Pak Singkir
BalasHapus@basuki: untuk mendirikan walet di Kapuas harus ada persetujuan masyarakat setempat dan ijin dari Badan Pelayan Perijinan Terpadu. Untuk video ikan patin diatas, diambil di Desa Basarang.
Bisa kasih no TLP atau wa nya kah ko
BalasHapus