Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Surat Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Wanita Pada Malam Hari

PERSYARATAN
  1. Surat permohonan bermeterai Rp 6.000,-
  2. Surat pernyataan kesanggupan menjaga atau memberi perlindungan pada Nakerwan malam hari
BIAYA

Dengan kategori jumlah tenaga kerja

  1. Kecil < 25 orang Rp 25.000
  2. Menengah 25-49 orang Rp 50.000
  3. Sedang 50-99 orang Rp 75.000
  4. Besar 100-500 orang Rp 100.000
  5. Besar 501-1000 orang Rp 125.000
  6. Besar > 1000 orang Rp 150.000
WAKTU: 3 hari setelah berkas dinyatakan lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"