Jumat, 01 Oktober 2010

Kondisi Asrama Siswa di SMKN 3 Memprihatinkan

Asrama putra di Komplek SMKN 3 Kuala Kapuas
SMKN 3 Kuala Kapuas sempat mengalami saat-saat kejayaan saat Kabupaten Kapuas mencanangkan diri sebagai kabupaten yang akan mewujudkan visi agrobisnis dan agropolitan. Ditambah dengan adanya proyek Lahan Gambut Satu Juta Hektar yang akan menjadikan padi sebagai primadona di Kabupaten Kapuas. Namun dengan gagalnya PLG 1 juta hektar dan makin berkurangnya peminat para pelajar untuk menempuh pendidikan di SMK, maka jumlah murid pun semakin berkurang. Sekolah yang pernah mendidik ratusan siswa ini sekarang dalam kondisi yang meng-hutan, mengingat luasnya lahan yang harus ditangani.

Kondisi asrama siswa pun turut mengalami penurunan. Sudah banyak plafon yang terkelupas, atap yang sudah tambal sulam, kondisi kamar mandi dan WC yang cukup memprihatinkan, ketersediaan air, semuanya membuat kondisi menjadi kurang nyaman untuk ditempati. Syukurlah yang tinggal di asrama umumnya berasal dari kalangan yang pernah merasakan "keras-nya" kehidupan, sehingga kondisi ini tidak mereka keluhkan. Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa melirik sekolah yang diharapkan lulusannya dapat mewujudkan visi dan misi Kabupaten Kapuas yaitu:

"Bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agroindustri menuju Kapuas yang amanah (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh)"