Menanam Harapan di Tanah Kapuas: Desain Regeneratif untuk Masa Depan yang Melimpah

Gambar
  Bayangkan Anda memegang sebutir benih di tangan. Terlihat kecil, bahkan mungkin tidak berarti. Namun, begitu benih itu menyentuh tanah Kapuas kita yang subur, Anda tidak hanya menanam sebatang pohon di masa depan. Anda sedang menggerakkan sebuah sistem kehidupan yang utuh. Air mulai berkumpul, jamur di bawah tanah tersadar, dan mikroba memulai tugasnya. Akar mencengkeram tanah, menyaring air, sementara daun yang muncul menyerap karbon dari udara, menaungi bumi, dan memperlambat aliran air hujan. Serangga datang, burung mengikuti, dan satwa liar lainnya menemukan makanan serta tempat berlindung. Tanpa kita sadari, kita menuai hasilnya: udara yang lebih bersih, tanah yang lebih subur, iklim yang lebih stabil, dan ikatan yang lebih dalam dengan tempat yang kita sebut rumah. Inilah gagasan utama yang disampaikan oleh Sierra Bainbridge, seorang arsitek lanskap dari MASS Design Group. Ia mengajak kita untuk melihat desain dan pembangunan bukan sekadar sebagai cara mendirikan bangunan, ...

Menambang emas di Kapuas

Gold washer near Kwala Kapuas
Kegiatan menambang emas sudah sejak dulu dilakukan oleh masyarakat di Kapuas. Gambar diatas yang diambil oleh Bär, Gottlob (Mr) pada tahun 1932, menunjukkan bahwa sejak dulu Kapuas memang cukup dikenal dengan emasnya. Sampai sekarang pun kegiatan penambangan emas masih berlangsung. Namun masyarakat yang mencari emas makin menuju ke daerah hulu. Diantara efek negatif dari penambangan emas ini adalah masuknya air raksa ke air sungai, sungai menjadi keruh, terjadi pendangkalan beberapa bagian sungai karena pemindahan tanah atau pasir ke bagian lain dari sungai yang disedot.


Washing for gold
Washing for gold in the river

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas