Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Pembukaan Jambore dan Bakti Sosial Penanggulangan Bencana Taruna Siaga Bencana (Tagana) se-Kalimantan Tengah Tahun 2010

Atraksi Taruna Siaga Bencana (Tagana)
Pada hari Sabtu, 16 Oktober 2010 pada pukul 08.30 - 09.30 WIB bertempat di Stadion Panjung Tarung Kuala Kapuas diselenggarakan kegiatan pembukaan Jambore dan Bakti Sosial Penanggulangan Bencana Taruna Siaga Bencana se-Kalimantan Tengah Tahun 2010.

Kegiatan bakti sosial yang akan dilaksanakan adalah donor darah dan membersihkan saluran air yang tersumbat di Jalan Mahakam, Kuala Kapuas.

Spanduk Jambore dan Bakti Sosial Penanggulangan Bencana Tagana
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Tagana dari seluruh Kalimantan Tengah yang berjumlah sekitar 173 orang. Jumlah Tagana yang aktif di Kalimantan Tengah adalah sebanyak 613 orang.
Tagana dari berbagai kabupaten
Para peserta menempati tenda-tenda yang dibuat sendiri. Masing-masing kabupaten memiliki tenda masing-masing.
Tenda peserta dari Kotawaringin Timur (Sampit)
Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Tagana sangat lengkap, mereka memiliki perahu karet yang digunakan untuk menyelamatkan korban atau mengantarkan logistik saat banjir atau bencana di sungai.
Perahu karet
Selain itu mereka juga mempunyai truk yang dapat digunakan untuk mengangkut tenda dan perlengkapan lain.
Mobil unit siaga bencana
Dalam penanggulangan bencana Tagana tidak bekerja sendiri, mereka bekerjasama dengan berbagai pihak. Diantaranya adalah Pemadam Kebarakan, baik yang negeri maupun swasta.
Petugas pemadam kebakaran swasta dan peralatannya
Kegiatan ini dibukan oleh Bupati Kapuas. Kemudian dilanjutkan dengan simulasi penanggulangan bencana, berupa pendirian tenda, menyeberangkan masyarakat dari dua sisi sungai, sebagaimana gambar dibawah ini.
Simulasi menyeberangkan sepeda dengan tali
Atau melakukan penyelamatan korban dengan menggunakan perahu karet, sebagaimana simulasi dibawah ini:
Simulasi penyelamatan menggunakan perahu karet

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas