The Salahuddin Generation (Serial 2) Perang Salib Pertama: Mengapa yang Runtuh Duluan Justru Kita?

Gambar
  Dalam Episode 2, Dr. Hassan Elwan mengajukan tesis yang “menyakitkan” tetapi penting: Yerusalem tidak jatuh pertama kali karena pasukan Salib lebih kuat atau lebih banyak—melainkan karena sesuatu di internal dunia Muslim sudah runtuh terlebih dahulu. Episode ini menelusuri Perang Salib Pertama dari mobilisasi Eropa, Nicaea, Dorylaeum, Antioch, Ma‘arra, hingga pembantaian Yerusalem tahun 1099—lalu menutupnya dengan pertanyaan tajam: mengapa orang-orang yang tulus terus kalah? 1) Kekuatan Paus dan mesin mobilisasi Eropa Dr. Hassan membuka dengan menjelaskan konteks Eropa abad pertengahan: meski terpecah secara politik, ada satu figur yang sangat dominan, yakni Paus —dipandang sebagai “otoritas tertinggi” yang ditaati, bahkan oleh para penguasa. Dari sinilah Perang Salib dipantik melalui seruan Paus Urban II di Clermont: gabungan retorika agama + janji keuntungan duniawi (tanah subur, harta, “milk and honey”). Intinya: mereka tidak hanya “marah”—mereka terorganisasi . 2) ...

Penjual Es Krim Campina keliling

Bapak ini baru seminggu berjualan es krim Campina. Dalam sehari dia bisa membawa es krim sebanyak sekitar seratus buah. Sebenarnya es krim ini memiliki kisaran harga yang cukup besar yaitu mulai dari Rp 2.500 sampai Rp 33.000. Tapi es krim yang harganya mahal tidak tersedia, karena jarang pembelinya. Dalam sehari es krim tersebut bisa habis terjual atau tidak. Tempat penyimpanan es krim ini dilengkapi dengan beberapa cold box sehingga es krim tahan berada di dalam kotak ini seharian. Pusat es krim Campina untuk Kapuas berada di Jalan Kapuas, Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas