DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Keramat Buhai - Sei Basirih

Ungkapan "keramat" ini muncul ketika admin menanyakan kepada Bapak Andre (pemancing ikan yang tinggal di muara Sei Basirih) mengenai lokasi di bawah ini:
Muara Sei Basirih
Beliau langsung menjawab bahwa ada lokasi keramat di darat yang berhubungan dengan lokasi diatas. Beliau bercerita bahwa dilokasi ini ada buayanya, yang muncul pada saat-saat genting sebagai isyarat. Beliau menyarankan kepada admin untuk melihat keramat tersebut. Kalau ingin tahu lebih banyak tentang keramat tersebut bisa menghubungi Bapak beliau yang tinggal di darat juga.

Setelah itu admin pamit, kemudian menuju rumah orang tua Pak Andre. Sayangnya beliau sedang ke ladang. Akhirnya admin diantar oleh Bapak Andre menuju ke lokasi keramat tersebut. Dilokasi tersebut kita disambut oleh pintu gerbang:
Pintu gerbang Keramat Buhai - Sei Basirih
Setelah melewati jembatan, maka kita akan melihat keramat yang dimaksud yaitu tempat memberikan sesaji yang dilengkapi dengan tempat untuk menunggu:
Lokasi Keramat Buhai
Tempat ini dipenuhi dengan kain kuning yang merupakan tanda khas, bahwa ditempat tersebut merupakan tempat untuk memberi sesaji kepada makhluk halus (jin). Bila kita memasuki kawasan keramat tersebut, maka kita akan melihat lebih dekat tempat memberikan sesaji tersebut:
Tempat memberikan sesaji di Keramat Buhai
Tempat ini berupa rumah panggung kecil yang dilengkapi dengan tangga. Menurut keterangan Bapak Andre, pada awalnya tempat sesaji ini tidak memiliki dinding, tetapi setelah direnovasi, dan usulan dari berbagai pihak, akhirnya tempat ini diberikan dinding. Pada sisi kanan dan kiri tempat sesaji ini terdapat ukiran naga. Selain itu juga terdapat hadiah dari orang Bali yang pernah berkunjung ke tempat ini. Orang-orang yang berkunjung ke sini, biasanya mereka memiliki hajat yang ingin dikabulkan. Mereka akan memberikan sesaji agar hajat mereka bisa dikabulkan. Bagi mereka yang sudah lama sakit, disediakan tempat untuk mandi di Sei Basirih. Didepan tempat sesaji ini juga terdapat ruang tunggu sederhana yang dibalut dengan kain kuning:
Ruang tunggu di Keramat Buhai

Berikut ini adalah klip video kunjungan ke Keramat Buhai:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)