Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wisata

Navigating Integrity Zone Development: A Hospital's Journey

Gambar
 This storyboard chronicles the efforts of a medical services head tasked with understanding and implementing an integrity zone at RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Hospital. Over one evening, they delve into the self-assessment form required for the integrity zone's development, consulting ChatGPT for clarification on complex issues and drafting essential documents. By morning, they are ready to lead a staff assembly, outlining the steps necessary to foster a culture of integrity within the hospital. On April 17, 2024, the director of RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo assigned the head of medical services to attend a socialization meeting for the integrity zone development. Searching for foundational documents for the integrity zone at night, finding the self-assessment form. Exploring the self-assessment questions, using ChatGPT to understand the complicated parts. Asking ChatGPT for advice on: Team Decree (SK Tim Kerja), Work Plan (Rencana Kerja), Change Agents (Agen Perubahan),

Wisata durian di Sei Pasah

Gambar
Pada hari Ahad, 13 Januari 2019, admin diundang oleh Bapak Bambang untuk menikmati durian di Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Kami diminta untuk berkumpul dulu di pertigaan Sei Pasah setelah Jembatan Pulau Petak, kemudian bersama-sama menuju lokasi. Di seberang Kelurahan Sei Pasah ada jalan ke dalam, kami mengikuti jalan tersebut sampai semennya habis. Setelah itu kami harus melewati jalan yang becek. Kami memarkir motor dipinggir sungai kecil. Kami menyeberangi jembatan kecil. Kami menyusuri jalan yang dikiri kanannya dibatasi oleh pohon sengon. Waktu berangkat kami melewati kawasan hutan yang banyak nyamuknya. Ketika sampai di lokasi, rupanya sudah disiapkan durian-durian yang akan dinikmati. Kami menikmati durian yang baru jatuh sampai menjelang Zuhur, setelah itu kami pulang.

Bundaran Besar Terkesan Kumuh

Gambar
Pedagang kaki lima di sekitar bundaran besar Bundaran besar sudah menjadi "icon" bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Hampir setiap hari banyak orang yang berkumpul di tempat ini untuk menikmati indahnya taman, kumpul-kumpul dengan teman atau menikmati jajanan yang dijual di pinggir bundaran tersebut. Keberadaan pedagang kaki lima di bundaran tersebut nampaknya juga menimbulkan efek samping yaitu bundaran besar agak terkesan kumuh, karena pengaturan pedagang yang tidak teratur, parkir kendaraan yang tidak teratur, ditambah lagi dengan banyaknya sampah yang bertebaran di lokasi penjualan kaki lima tersebut. Hal ini perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kapuas, mengingat lokasi ini merupakan salah satu kebanggaan masyarakat. Perlu dipikirkan lokasi yang tepat untuk para pedagang, perlu dipikirkan tempat parkir yang memadai bagi mereka yang ingin "selfie" di bundaran ini.

Arboretum tinggal kenangan

Gambar
Borneo Orangutan Survival Foundation Pada hari Sabtu, 21 Mei 2016 admin berkesempatan mengunjungi kembali arboretum di Kecamatan Bukit Batu Palangka Raya. Sayangnya ketika sampai di sana kami diberitahu bahwa titian ulin yang digunakan untuk menjelajah arboretum sudah rusak sehingga tidak bisa digunakan. Nonton film tentang konservasi orangutan Kami disarankan untuk masuk ke Pusat Informasi Konservasi dan Pendidikan Borneo Orangutan Survival Foundation. Di dalam gedung tersebut para pelajar sedang menonton video tentang konservasi dan pendidikan orangutan. Gerbang Danau Tahai Setelah itu kami ke Danau Tahai. Sayang air sedang dalam sehingga beberapa ruas jalan tidak dapat ditempuh karena tenggelam oleh air dalam.

Lokasi Waterboom Kapuas

Pada hari Minggu, 5 Februari 2012, admin menyempatkan diri untuk meninjau lokasi yang akan dibangun waterboom . Setelah bertanya-tanya dengan masyarakat yang ada di pinggir jalan ke arah Mandomai, mereka menunjuk pada Handil Pareimas, Desa Pulau Telo. Ketika admin bertanya di rumah RT, mereka menunjuk ke dalam handil tersebut. Admin menapaki jalan setapak menuju ke dalam. Di dalam handil tersebut masyarakat menunjuk tanah kosong yang terletak di pinggir sungai. Jembatan menuju ke tempat tersebut sudah rusak dan diganti dengan batang kayu seadanya. Admin menyempatkan diri untuk mengabadikan lokasi tersebut, sebagaimana foto diatas.

Obyek Wisata Baturraden - Pulang Kampung

Gambar
Menurut Wikipedia , obyek wisata ini terletak kurang lebih 15 kilometer dari Purwokerto, masuk wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Obyek wisata ini terletak di kaki Gunung Slamet bagian Selatan. Harga karcis terusan adalah 15.000 per orang. Dengan karcis terusan ini, fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung adalah: kolam renang mobil genjot pemandian air panas papan luncur / water boom sepeda air taman botani

Owabong - Pulang Kampung

Gambar
Pintu masuk Owabong Obyek wisata ini terletak di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Obyek wisata ini merupakan tempat pemandian umum (kolam renang). Ada banyak kolam renang yang terdapat didalamnya. Uang masuknya Rp 20.000 per orang. Saat masuk, kita sudah disambut dengan dengan ucapan selamat datang.

Goa Lawa - Pulang Kampung

Gambar
Pintu Gerbang Goa Lawa Wisata alam ini terletak di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, kurang lebih 25 km dari ibukota Purbalingga. Biaya karcis masuknya adalah Rp 4.000.  Kita harus mendaki bukit dulu sedikit sebelum memasuki pintu gerbang gua tersebut. Didekat pintu masuk gua, kita sudah dihadapkan dengan lubang keluar masuknya kelelawar.

Dukungan Bagi Usaha Kecil

Gambar
Pemandangan diatas dapat anda saksikan bila anda memasuki Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta setelah pesawat "landing" di sana. Hal ini menunjukkan adanya perhatian dari pihak perusahaan terhadap usaha kecil yang ada di daerah kerjanya. Mengingat saat ini di Kabupaten Kapuas banyak sekali perusahaan besar sawit dan perusahaan batu bara yang sudah beroperasi dan sebagian sudah berproduksi, alangkah baiknya bila kemitraan seperti dicontohkan oleh foto diatas bisa ditiru. Dengan demikian kita harapkan sektor usaha kecil dan menengah betul-betul bisa eksis di kabupaten ini dalam rangka meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Pelajaran lain dari pemandangan diatas adalah adanya keinginan dari pemerintah lokal untuk membantu promosi dari produk-produk lokal yang mereka miliki melalui berbagai macam media. Syukurlah untuk Kabupaten Kapuas, kita sudah memiliki Pusat Oleh-Oleh Hasil Produksi Kabupaten Kapuas yang terletak disamping kantor Dinas Perindustrian, Perdagang

Panorama Bundaran Besar

Foto diatas merupakan foto 3 dimensi. Setelah ada menekan Click to view  maka anda akan melihat ada dua buah panah yang mengarah ke kiri dan kanan. Kita bisa menggeser panah tersebut untuk memutar gambar. Dibutuhkan koneksi internet yang cukup cepat untuk bisa menikmati foto ini dengan leluasa. Selamat menikmati.

Kuburan Keramat - Saka Batur

Gambar
Kuburan Keramat - Saka Batur Ungkatan "kuburan keramat" ini muncul dari masyarakat Saka Batur ketika admin menanyakan kepada mereka apakah di daerah ini ada hal-hal menarik yang bisa di foto. Admin mencontohkan Keramat Buhai yang ada di Sei Basirih. Mereka langsung merujuk kepada kuburan ini. Kuburan ini terletak persis setelah pintu gerbang Saka Batur bila kita masuk dari muara sungai. Namun karena sekarang muara sungai ini tidak terpakai lagi, jalan menuju ke kuburan inipun juga dipenuhi dengan rumput-rumput tinggi. Sebagai mana layaknya tempat keramat bagi masyarakat Kalimantan Tengah, maka ditempat tersebut kita akan menemukan kain kuning. Bila kita menggunakan jalan darat dari Sei Asam ke Saka Batur, maka lokasi Kuburan Keramat ini berada pada bagian kiri dari jalan tersebut, masuk sekitar tiga ratus meter dari ujung jalan. Salah satu hal menarik ketika menuju kuburan ini adalah jalan setapak yang bisa dilalui motor ini ada yang dipagari oleh pohon pisang, jadi cuku

Keramat Buhai - Sei Basirih

Gambar
Ungkapan "keramat" ini muncul ketika admin menanyakan kepada Bapak Andre (pemancing ikan yang tinggal di muara Sei Basirih) mengenai lokasi di bawah ini: Muara Sei Basirih Beliau langsung menjawab bahwa ada lokasi keramat di darat yang berhubungan dengan lokasi diatas. Beliau bercerita bahwa dilokasi ini ada buayanya, yang muncul pada saat-saat genting sebagai isyarat. Beliau menyarankan kepada admin untuk melihat keramat tersebut. Kalau ingin tahu lebih banyak tentang keramat tersebut bisa menghubungi Bapak beliau yang tinggal di darat juga. Setelah itu admin pamit, kemudian menuju rumah orang tua Pak Andre. Sayangnya beliau sedang ke ladang. Akhirnya admin diantar oleh Bapak Andre menuju ke lokasi keramat tersebut. Dilokasi tersebut kita disambut oleh pintu gerbang: Pintu gerbang Keramat Buhai - Sei Basirih Setelah melewati jembatan, maka kita akan melihat keramat yang dimaksud yaitu tempat memberikan sesaji yang dilengkapi dengan tempat untuk menunggu: Lokasi

Taman Bunga Agrowisata Mintin - Pulang Pisau

Bila kita melakukan perjalanan ke Palangka Raya melewati Pulang Pisau, maka kita akan melewati Agrowisata Mintin yang terletak tidak jauh dari Gerbang Batas wilayah Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau. Agrowisata yang terletak di Desa Mintin ini memiliki kebun bunga. Berikut ini adalah foto panorama dari kebun bunga tersebut:

Blog pertama tentang Kapuas yang berbahasa Inggris

Gambar
Blog yang dikelola oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas ini merupakan blog pertama yang berisi tentang kebudayaan dan pariwisata di Kabupaten Kapuas yang disajikan dalam bahasa Inggris. Blog yang baru dibuat pada bulan Desember 2010 lalu sudah memiliki 9 tulisan, baik tulisan yang ditulis sendiri oleh Bapak  Syamsuddin Rudiannoor, S. Sos maupun tulisan yang disadur dari media lain. Semoga rintisan awal dalam penulisan tentang Kapuas dalam bahasa Inggris ini dapat membantu mengenalkan Kabupaten Kapuas kepada dunia. 

Sandung di Mantangai Hulu

Gambar
Sandung ini terletak di jalan masuk menuju SMAN 1 Mantangai yang ada di Desa Mantangai Hulu, Kecamatan Mantangai. Dibawah sandung kita melihat ada dua buah belanga (yang oleh Basel Mission sering disebut sebagai The Holy Pot)

Sandong

Gambar
 "Sandong", foto karya Mattheus Carl Vischer (antara 1927-1943). (Courtesy of  mission 21, evangelisches missionswerk basel )   Bila dilihat dari Kamus Dajacksch-Deutsches Worterbuch , maka arti Sandong adalah: SANDONG, die gossen, schon mit Schnitzwerk verzierten Särge, in welche man beim Tiwah, Totenfeste, die noch übrig gebliebenen Knochen aus dem Raung, dem vorläufigen Särge, bringt. Ein solcher Sandong ist eine Art Familienbegräbnis; er kann lange Jahre benutzt werden. Er steht oft weit vom WohntPlätze des Gestorbenen entfernt auf einem der Familie heiligen Platze, 12-18 Fuss uber der Erde, auf zierlich zu Menschenbildern ausgeschnitzten Pfosten, unter einem Blatterdache. - Der Sandong raung ist ein grosserer Sandong, in welchen beim Tiwah der ganze Raung gebracht wird; er ist gewohnlich so gross, das 6 Raung neben einander, und 5 Raung über einander darin Platz haben. (S. auch djirap und kariring.) - Hasandong, einen Sandong haben. - Manjandong, einen neuen San

Hampatong

Gambar
Bila dilihat pada Kamus Dajacksch-Deutsches Worterbuch maka arti dari Hampatong adalah: Hampatong -hölzerne oder irdene etc. Abbildungen von Menschen, Thieren, etc; man macht sie entweder als Spielzeug fur kinder, oder zu abgottischen zwecken. - Eigentliche Götzenbilder, welche Götzen repräsentieren, und welche verehrt werden, haben die Dajacken nicht, aber wohl Bilder, welche mit Götzendienst und Zauberei in Verbindung stehen. Man bringt z. B. Abbildungen von Menschen, Tieren, Sachen den Göttern als Opfer, auf dass die Gans Seele, derselben, im Geisterlande eigentum des Götzen werde. - Bei Tiwah, Tortenfesten, stellt man verschiedene Holzpuppen auf, deren Gans Sklaven des verstorbenen werden sollen. - Bei Krankheitsfällen gebraucht man hampatong lantak, angenagelte Bilder, gewöhnlich nur ein Stück Holz oben zur Gestalt eines Menschenkopfes geschnitzt, welche man schlagt, misshandelt, und zuletzt irgendwo festnagelt; - sie sollen Stellvertreter des kranken werden, damit der kranke g

Makam Sandung

Gambar
Sandung ini terletak di Desa Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas. Tepatnya di belakang komplek Rumah Betang yang sedianya dibangun di sekitar sini. Sandung ini merupakan pemakaman dari orang-orang berikut ini: Bila dilihat pada keterangan diatas dapat kita lihat bahwa sandung ini sudah berusia cukup lama. Dan tulang yang disimpan di sini bukan hanya satu orang saja.

Jalan di tengah hutan Kalimantan Tengah

Gambar
Jalan ini merupakan jalan yang terletak diantara Simpang Empat Penda Ketapi dan SP3 dengan jalan ke gerbang Kawasan Terpadu Mandiri Lamunti, masih masuk kawasan Kecamatan Kapuas Barat.

Makam Sandung

Gambar
Sandung ini terletak di Desa Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan