Dari Potongan Amplop Lama ke Harta Karun Digital: Menemukan Kembali “Endless Bliss” dari Turki
Senin, 16 Februari 2026, saya mengalami momen kecil yang terasa seperti “kejutan dari masa lalu”. Saat sedang membuka-buka email, istri saya datang membawa sepotong amplop lama. Di potongan amplop itu masih ada perangko dan—yang paling penting—alamat pengirimnya. Katanya, amplop itu ditemukan ketika beliau sedang membongkar barang-barang lama untuk dibereskan. Ternyata, potongan amplop itu berasal dari IHLAS VAKFI (sering juga ditulis Ihlas Vakfi ), dengan alamat: Darussefaka Ca. No: 57 P.K. 35, 34262-Fatih/ISTANBUL TEL: 0.212.523 45 56, TURKEY Saya langsung penasaran: ini alamat siapa, dan dulu saya pernah menerima apa dari sana? “Ini perusahaan alat rumah tangga?”—Ternyata bukan Karena penasaran, saya mencoba mencari alamat tersebut lewat Copilot. Jawaban awalnya cukup mengejutkan: Copilot menyebut alamat itu sebagai perusahaan yang bergerak di produksi dan distribusi peralatan rumah tangga. Tapi saya merasa ada yang tidak cocok. Lalu saya jelaskan bahwa alamat terse...
Semoga dengan uang sebanyak itu air bersih benar-benar dapat terdistribusikan secara merata. Tapi menurut saya yang paling penting sekarang ini bagaimana agar PDAM Kapuas dapat meningkatkan kualitas airnya.. karena belakangan saya rasakan pemakaian zat pembersih dan penghilang bau terlalu berlebihan sehingga sangat riskan untuk dikonsumsi.. Apakah ada pemeriksaan kadar kualitas air PDAM Kapuas secara berkala dari Dinas Kesehatan???
BalasHapusSesudah dikonfirmasi dengan Labkesda, memang ada program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas untuk memeriksa kualitas air PDAM dua kali dalam setahun. Untuk hasilnya bisa menghubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas di (0513)21090
BalasHapusamazing cost yang begitu besar untuk sebuah proyek air baku untuk PDAM, yang jadi pertanyaan siapakah yang diuntungkan dengan pembangunan perpipaan air baku senilai 81 milyar tersebut ????
BalasHapuskami sbagai warga kapuas sangat kecewa fakta selama ini begitu besar dana penyertaan pemda dikucurkan untuk PDAM namun sungguh menyedihkan hasilnya Noool besar!!!!!! janjiiiiii dan selalu janjiiiiii yang diumbar, siapa yang harus bertanggung jawab atas semua kebohongan ini ?????? Bapak yang ada di DPRD tolong jangan hanya duduk saja, turun dong lihat langsung pengelolaan proyek di PDAM atau jangan jangan terima bagi hasil ya ?