Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...
Semoga dengan uang sebanyak itu air bersih benar-benar dapat terdistribusikan secara merata. Tapi menurut saya yang paling penting sekarang ini bagaimana agar PDAM Kapuas dapat meningkatkan kualitas airnya.. karena belakangan saya rasakan pemakaian zat pembersih dan penghilang bau terlalu berlebihan sehingga sangat riskan untuk dikonsumsi.. Apakah ada pemeriksaan kadar kualitas air PDAM Kapuas secara berkala dari Dinas Kesehatan???
BalasHapusSesudah dikonfirmasi dengan Labkesda, memang ada program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas untuk memeriksa kualitas air PDAM dua kali dalam setahun. Untuk hasilnya bisa menghubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas di (0513)21090
BalasHapusamazing cost yang begitu besar untuk sebuah proyek air baku untuk PDAM, yang jadi pertanyaan siapakah yang diuntungkan dengan pembangunan perpipaan air baku senilai 81 milyar tersebut ????
BalasHapuskami sbagai warga kapuas sangat kecewa fakta selama ini begitu besar dana penyertaan pemda dikucurkan untuk PDAM namun sungguh menyedihkan hasilnya Noool besar!!!!!! janjiiiiii dan selalu janjiiiiii yang diumbar, siapa yang harus bertanggung jawab atas semua kebohongan ini ?????? Bapak yang ada di DPRD tolong jangan hanya duduk saja, turun dong lihat langsung pengelolaan proyek di PDAM atau jangan jangan terima bagi hasil ya ?