Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...
Semoga dengan uang sebanyak itu air bersih benar-benar dapat terdistribusikan secara merata. Tapi menurut saya yang paling penting sekarang ini bagaimana agar PDAM Kapuas dapat meningkatkan kualitas airnya.. karena belakangan saya rasakan pemakaian zat pembersih dan penghilang bau terlalu berlebihan sehingga sangat riskan untuk dikonsumsi.. Apakah ada pemeriksaan kadar kualitas air PDAM Kapuas secara berkala dari Dinas Kesehatan???
BalasHapusSesudah dikonfirmasi dengan Labkesda, memang ada program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas untuk memeriksa kualitas air PDAM dua kali dalam setahun. Untuk hasilnya bisa menghubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas di (0513)21090
BalasHapusamazing cost yang begitu besar untuk sebuah proyek air baku untuk PDAM, yang jadi pertanyaan siapakah yang diuntungkan dengan pembangunan perpipaan air baku senilai 81 milyar tersebut ????
BalasHapuskami sbagai warga kapuas sangat kecewa fakta selama ini begitu besar dana penyertaan pemda dikucurkan untuk PDAM namun sungguh menyedihkan hasilnya Noool besar!!!!!! janjiiiiii dan selalu janjiiiiii yang diumbar, siapa yang harus bertanggung jawab atas semua kebohongan ini ?????? Bapak yang ada di DPRD tolong jangan hanya duduk saja, turun dong lihat langsung pengelolaan proyek di PDAM atau jangan jangan terima bagi hasil ya ?