Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Tarawih ditunda menunggu pengumuman 1 Syawal

Selepas shalat Isya berjama'ah di Langgar Inayah, Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. IXa, kaum langgar mengumumkan bahwa shalat tarawih ditunda dulu menunggu pengumuman resmi dari pemerintah tentang kepastian 1 Syawal 1432 H.

Dalam rangka mengantisipasi jatuhnya 1 Syawal pada hari Selasa, pengurus Langgar Inayah mengambil inisiatif untuk mulai mengumpulkan zakat fitrah sejak pagi hari tanggal 29 Agustus 2011 sampai malam harinya. Pembagian zakat fitrah pun sudah dilakukan sejak sesudah shalat Maghrib.

Sedangkan Langgar Mupakat yang terletak di depan Kuburan Muslim, di Jalan Ahmad Yani, Kuala Kapuas, setelah pemerintah mengumumkan 1 Syawal pada hari Rabu, 31 Agustus 2011, mereka langsung melaksanakan shalat tarawih yang tertunda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas