Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Potensi Komoditas Zircon (Pasir Puya) yang melimpah di Sungai Muroi

Kemilau Hasil Olahan Zircon
Sungguh anugerah luar biasa yang diberikan di tanah Kalimantan, berbagai hasil tambang melimpah disini, mulai dari batu bara, emas, intan, minyak bumi, gas alam dll. Salah satu potensi tambang mineral yang masih "misterius" adalah tambang zircon / pasir puya, komoditas zircon dimanfaatkan negara-negara industri untuk bahan-bahan tahan panas, tahan gores, pelabur keramik, pelapis jam, permata, pelapis accu dan kristal. Zircon asal Indonesia banyak diekspor ke China. 
Potensi yang sudah terlihat nyata terutama di daerah aliran sungai muroi kapuas sepertinya belum dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarkat setempat dan menambah PAD kapuas yang masih minim sekali. Padahal usaha tambang telah dilakukan dimana - mana sepanjang aliran sungai muroi, dan anehnya mengapa belum ada pembinaan. Ratusan unit penambang tradisional telah beroperasi untuk mengambil hasil alam ini, tapi mereka hanya menikmati sedikit dari kemilau zircon ini, banyak "pengusaha asing" yang masuk dan mengambil peluang ini. 
Pengusaha ekspor zircon dari Bangka Belitung kini banyak yang menoleh ke Kalimantan, setelah tahu potensi pertambangan zircon Kalimantan cukup besar dan lebih menjanjikan. Perusahaanya hanya mampu mengekspor 600 ton zircon/tahun, padahal satu perusahaan lainnya yang beroperasi di Kalimantan sanggup mengekspor 3.000 ton lebih setiap minggu.Sungguh potensi yang sangat melimpah, harga zircon terakhir antara Rp.4500 - Rp.15.000, namun harga komoditi ekspor ini yang pasti masih misterius. Kata penambang dari Kalimantan Barat, pernah mencapai Rp.100.000,' / kg...!!!! Tapi kenapa di tingkat penambang hanya berkisar harga yang saya sebutkan di awal tadi.
Seandainya dinas terkait atau pemda mau mengelolanya tentu akan lebih baik baik masyarakat dan menambah PAD Kapuas.

Komentar

  1. waduh..... kasihan sekali
    daerah kapuas....
    hasilnya dinikmati orang lain..
    lingkungan kapuas rusak....
    .............................?

    BalasHapus
  2. Pengerjaannya berat sangat melelahkan tapi dibeli cuman tinggi 5.000/kg bagaimana bisa masyarakat sejahtera.

    BalasHapus
  3. Mari berkarya jagan hanya jadi penonton dn pecundang

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas