Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Sunatan Massal di Ponpes Al-Amin Kapuas

Pada hari Sabtu, 1 Oktober 2011 bertempat di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas diselenggarakan sunatan massal. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Bank Mandiri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun bank ini yang ke-13. Ada sebanyak 30 anak yang disunat dalam kegiatan ini. Anak-anak tersebut berasal dari desa-desa di kawasan transmigrasi Dadahup dan sekitarnya. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak H. Darwis mewakili Bupati Kapuas yang pada saat yang sama menyelenggarakan kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor Pemda Kapuas. Tenaga kesehatan yang melakukan sunatan berasal dari Puskesmas Sei Tatas mengingat kawasan pondok pesantren termasuk wilayah kerja puskesmas ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)