Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Kawasan Kota Terpadu Mandiri Lamunti Terus Berbenah

Tugu Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lamunti
 Kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lamunti yang meliputi 22 desa transmigrasi di wilayah kecamatan Mantangai, Dadahup dan Kapuas Murung mulai bergerak kembali. Dengan maket yang sudah dibuat, kawasan ini terus membangun. Di muara dari saluran sekunder yang ada di Desa Lamunti Permai (UPT Lamunti II - A1) terdapat tugu KTM.
Pondasi jembatan yang melintasi saluran sekunder
Bila kita memasuki saluran sekunder dari muara Sungai Kapuas di Desa Lamunti Permai, maka akan terlihat pondasi pembangunan jembatan yang melintasi saluran tersebut.
Pembangunan kantor transmigrasi di KTM Lamunti
Kurang lebih lima ratus meter sebelum puskesmas, bila kita dari Sungai Kapuas ke arah puskesmas, maka akan tampak pembangunan Kantor Transmigrasi. Tanah yang ada di sekitar bangunan ini juga sedang dipadatkan.

Bila melihat rencana pengembangan kota ini, tampak bahwa akan ada pengembangan karet dan jagung. Namun bila melihat realitas yang ada, wilayah ini dikelilingi oleh Perkebunan Kelapa Sawit, mulai dari Lamunti II A-5 sampai Lamunti II C-4.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"