BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Kawasan Kota Terpadu Mandiri Lamunti Terus Berbenah

Tugu Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lamunti
 Kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lamunti yang meliputi 22 desa transmigrasi di wilayah kecamatan Mantangai, Dadahup dan Kapuas Murung mulai bergerak kembali. Dengan maket yang sudah dibuat, kawasan ini terus membangun. Di muara dari saluran sekunder yang ada di Desa Lamunti Permai (UPT Lamunti II - A1) terdapat tugu KTM.
Pondasi jembatan yang melintasi saluran sekunder
Bila kita memasuki saluran sekunder dari muara Sungai Kapuas di Desa Lamunti Permai, maka akan terlihat pondasi pembangunan jembatan yang melintasi saluran tersebut.
Pembangunan kantor transmigrasi di KTM Lamunti
Kurang lebih lima ratus meter sebelum puskesmas, bila kita dari Sungai Kapuas ke arah puskesmas, maka akan tampak pembangunan Kantor Transmigrasi. Tanah yang ada di sekitar bangunan ini juga sedang dipadatkan.

Bila melihat rencana pengembangan kota ini, tampak bahwa akan ada pengembangan karet dan jagung. Namun bila melihat realitas yang ada, wilayah ini dikelilingi oleh Perkebunan Kelapa Sawit, mulai dari Lamunti II A-5 sampai Lamunti II C-4.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)