The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

Buka Puasa Bersama di Rumah Tahanan Kuala Kapuas

Anggota majelis ta'lim sedang membagikan bingkisan buka puasa
Pada hari Minggu, 29 Juli 2012, Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo yang dipimpin oleh Bapak Syamsuri, serta ketua Panitia Ramadhan 1433 H / 2012 M, M. Saleh memimpin rombongan rumah sakit menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama di Rumah Tahanan Negara Klas II B Kuala Kapuas. Kegiatan tahunan ini diisi dengan ceramah agama dan buka puasa bersama. Buka Puasa Bersama ini tidak hanya dinikmati oleh para binaan yang mengikuti kegiatan di masjid, namun juga dinikmati oleh para binaan yang sedang berada di sel masing-masing.

Ceramah pengantar buka puasa mengisahkan tentang keberadaan Nabi Yusuf ketika berada di penjara dimana beliau menunjukkan akhlak yang mulia selama berada disana sehingga menumbuhkan rasa percaya dikalangan penghuni penjara terhadap beliau. Rasa percaya terhadap beliaulah yang membuat dua orang penghuni penjara tersebut mempercayakan kepada beliau tentang tafsir dari mimpi mereka. Kisah ini juga menunjukkan kepada kita bahwa penjara bisa dijadikan sebagai lahan dakwah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas