Muhammadiyah Kapuas Nyatakan Dukungan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria

Gambar
  Kuala Kapuas – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Lazismu, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyatakan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM). Pernyataan dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pertemuan Forum Kemitraan Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria yang dilaksanakan di Hotel Fovere Kapuas. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PDM Kapuas melalui Lazismu menyampaikan bahwa Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Lazismu bersama MPKU dan MDMC. Ketua Lazismu Kapuas menjelaskan bahwa Lazismu memiliki enam pilar program utama, salah satunya adalah Pilar Kesehatan. Melalui pilar ini, Lazismu secara rutin melaksanakan ke...

Buka Puasa Bersama di Rumah Tahanan Kuala Kapuas

Anggota majelis ta'lim sedang membagikan bingkisan buka puasa
Pada hari Minggu, 29 Juli 2012, Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo yang dipimpin oleh Bapak Syamsuri, serta ketua Panitia Ramadhan 1433 H / 2012 M, M. Saleh memimpin rombongan rumah sakit menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama di Rumah Tahanan Negara Klas II B Kuala Kapuas. Kegiatan tahunan ini diisi dengan ceramah agama dan buka puasa bersama. Buka Puasa Bersama ini tidak hanya dinikmati oleh para binaan yang mengikuti kegiatan di masjid, namun juga dinikmati oleh para binaan yang sedang berada di sel masing-masing.

Ceramah pengantar buka puasa mengisahkan tentang keberadaan Nabi Yusuf ketika berada di penjara dimana beliau menunjukkan akhlak yang mulia selama berada disana sehingga menumbuhkan rasa percaya dikalangan penghuni penjara terhadap beliau. Rasa percaya terhadap beliaulah yang membuat dua orang penghuni penjara tersebut mempercayakan kepada beliau tentang tafsir dari mimpi mereka. Kisah ini juga menunjukkan kepada kita bahwa penjara bisa dijadikan sebagai lahan dakwah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)