Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Nasib Masyarakat Pinggiran Kota

Suasana mati lampu saat menjelang berbuka puasa
Pada hari Sabtu, 4 Agustus 2012, ketika akan melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di salah satu rumah di Desa Batu Nindan, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, tiba-tiba lampu mati. Tuan rumah tidak siap dengan genset. Akhirnya kegiatan dibuka tanpa menggunakan pengeras suara yang sudah disediakan. Ayat-ayat suci Al-Qur'an dilantunkan dengan suara yang cukup keras sehingga dapat didengar oleh semua tamu. Ceramah menyambut berbuka puasa juga disampaikan dengan suara yang cukup keras, agar dapat didengar oleh seisi rumah. Syukurlah tak lama sesudah ceramah dimulai, lampu kembali menyala. Menurut keterangan tuan rumah, sehari sebelumnya lampu mati dua kali.

Beginilah nasib masyarakat yang tinggal di pinggiran Kota Kuala Kapuas. Bila ada yang harus dimatikan lampunya, maka pilihannya adalah jaringan listrik yang ada di sekitar kota, sehingga aktivitas kota tidak terganggu dengan pemadaman listrik. Hal ini tidak hanya dikeluhkan oleh warga Basarang saja, tapi juga warga di Kecamatan Pulau Petak.

Ini adalah cermin sederhana bagaimana sikap kita dalam menyikapi berbagai macam kelompok masyarakat dalam kehidupan ini. Seringkali masyarakat pinggiran kurang mendapatkan perhatian sebagaimana perhatian yang diberikan kepada warga perkotaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas