Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2

Gambar
  Kuala KAPUAS  – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. ​Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...

Nasib Masyarakat Pinggiran Kota

Suasana mati lampu saat menjelang berbuka puasa
Pada hari Sabtu, 4 Agustus 2012, ketika akan melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di salah satu rumah di Desa Batu Nindan, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, tiba-tiba lampu mati. Tuan rumah tidak siap dengan genset. Akhirnya kegiatan dibuka tanpa menggunakan pengeras suara yang sudah disediakan. Ayat-ayat suci Al-Qur'an dilantunkan dengan suara yang cukup keras sehingga dapat didengar oleh semua tamu. Ceramah menyambut berbuka puasa juga disampaikan dengan suara yang cukup keras, agar dapat didengar oleh seisi rumah. Syukurlah tak lama sesudah ceramah dimulai, lampu kembali menyala. Menurut keterangan tuan rumah, sehari sebelumnya lampu mati dua kali.

Beginilah nasib masyarakat yang tinggal di pinggiran Kota Kuala Kapuas. Bila ada yang harus dimatikan lampunya, maka pilihannya adalah jaringan listrik yang ada di sekitar kota, sehingga aktivitas kota tidak terganggu dengan pemadaman listrik. Hal ini tidak hanya dikeluhkan oleh warga Basarang saja, tapi juga warga di Kecamatan Pulau Petak.

Ini adalah cermin sederhana bagaimana sikap kita dalam menyikapi berbagai macam kelompok masyarakat dalam kehidupan ini. Seringkali masyarakat pinggiran kurang mendapatkan perhatian sebagaimana perhatian yang diberikan kepada warga perkotaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas