Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Qurban di Ponpes Al-Amin Kapuas

Pak Sumarjito (paling kiri) sedang menguliti sapi
Tahun ini, 1433 H / 2012 M ada lima ekor sapi yang dikurbankan. Meningkat satu ekor dibandingkan tahun lalu. Penyembelihan hewan Qurban dilakukan di halaman belakang pondok pesantren. Tahun ini dibuat beberapa lubang untuk pemotongan, menghindari bau yang terlalu menyengat belajar dari tahun lalu. Menurut keterangan Pak Uci, tahun ini disiapkan 500 buah kupon yang dibagikan kepada masyarakat di sekitar pondok pesantren. Untuk masing-masing kupon akan diberikan daging sebanyak 250 gram ditambah dengan yang lain-lain. 

Komentar

  1. blog yang sangat bagus dan menambah pengetahuan..apa saya bisa belajar membuat blog seperti ini

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)