Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat
Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil “Tahajjud: Fuel for the Self and Society” menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam: tahajjud —shalat malam—sebagai bahan bakar yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung: seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

hasil sementara pilkada buat rabu malam, siapa yah yang unggul, Gan ?
BalasHapusMasih belum ada informasi tambahan selain yang sudah diumumnkan.
Hapusyg pasti dlm kepemimpinan nanti tidak sepihak, imbang dan adil.
BalasHapus